free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Olahraga

Skor Risk Assessment Stadion Kanjuruhan Naik Jadi 87,19, Arema FC Siap Gelar Laga Home Super League

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Dede Nana

28 - Aug - 2026, 18:17

Loading Placeholder
Stadion Kanjuruhan yang jadi homebase Arema FC di kompetisi Liga 1 musim 2026/2027 (foto: Ditjen Cipta Karya)

JATIMTIMES - Stadion Kanjuruhan dipastikan semakin siap menjadi kandang Arema FC untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Kepastian itu menyusul rampungnya proses re-risk assessment (RA) kelayakan stadion yang menghasilkan nilai 87,19 dengan predikat Sangat Baik.

Nilai tersebut mengalami peningkatan dibanding hasil penilaian sebelumnya yang berada di angka 83. Kenaikan skor ini menjadi salah satu indikator bahwa berbagai aspek terkait keamanan, keselamatan, infrastruktur hingga manajemen risiko di Stadion Kanjuruhan terus mengalami pembenahan.

Baca Juga : Pascasarjana UIN Malang Gelar Pelatihan Manajemen Risiko BNSP, Iblu Academy Jadi Fasilitator

Proses re-risk assessment dilakukan oleh tim dari Ditpamobvit Polda Jatim yang dipimpin Kasubdit Audit Ditpamobvit, Fatahul Azmi, S.Pd. Seluruh rangkaian pengujian dilakukan untuk memastikan kesiapan Stadion Kanjuruhan dalam memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyambut positif hasil tersebut. Menurutnya, capaian nilai 87,19 menunjukkan kesiapan Stadion Kanjuruhan semakin baik. Meski demikian, manajemen Arema FC tetap akan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi yang masih harus diselesaikan.

"Alhamdulillah hari ini sudah selesai melakukan re-risk assessment dengan skor 87,19. Alhamdulillah sudah menjadi nilai yang sangat baik sesuai dengan penilaian RA," ujarnya.

Yusrinal menegaskan Arema FC tidak ingin berhenti pada capaian tersebut. Panitia pelaksana pertandingan dan seluruh pihak terkait tetap diminta melakukan penyempurnaan agar penyelenggaraan pertandingan di Stadion Kanjuruhan berjalan sesuai ketentuan.

"Yang pertama terkait dengan catatan di hasil dalam risk assesment terbaru, termasuk berita acara yang harus segera dilengkapi nanti guna menunjang kebutuhan berjalannya Super League," jelasnya.

Tidak hanya menjadi kandang Arema FC di Super League 2026/2027, Stadion Kanjuruhan juga diproyeksikan menjadi venue pertandingan RANS Nusantara FC yang akan berlaga di kompetisi Championship.

Peningkatan nilai re-risk assessment tidak lepas dari penyelesaian sejumlah aspek yang sebelumnya masih menjadi catatan. Manajemen Arema FC bersama pengelola stadion melakukan finalisasi dokumen, penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga simulasi di lapangan.

Baca Juga : Harga BBM September 2026 Naik atau Turun? Ini Bocorannya

Beberapa aspek yang diperbaiki di antaranya SOP penanganan medis, kelengkapan rambu dan petunjuk, serta regulasi teknis berkaitan dengan keamanan dan keselamatan penonton.

"Jadi memang masih ada beberapa aspek sebelumnya yang menjadi catatan, terutama terkait dengan SOP penanganan medis, terus perambuan, dan terkait dengan regulasi keamanan serta keselamatan. Alhamdulillah hari ini sudah dipenuhi semua, sehingga itu bisa secara otomatis menaikkan nilai. Di risk assesment sebelumnya itu masih sifatnya draf, tapi alhamdulillah hari ini sudah menjadi Standar Operasional Penanganan baik kegawatdaruratan, emergency, dan juga dari sisi keselamatan," terang dia.

Yusrinal juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses re-risk assessment. Menurutnya, kesiapan Stadion Kanjuruhan tidak bisa dilepaskan dari sinergi lintas instansi di Malang Raya.

"Terima kasih juga kepada seluruh stakeholder, baik dari Dispora yang sangat cukup aktif terkait menunjang atau me-support kami dari sisi kepanpelan. Terima kasih juga kepada Dishub Kabupaten Malang, Damkar dan Dinkes Kabupaten Malang yang juga sangat luar biasa dalam proses asesmen ini terkait kebutuhan-kebutuhan apa yang harus di-provide. Terima kasih juga kepada seluruh stakeholder lain, Polres Malang yang selalu mendampingi kami dalam proses RA ini, dan terima kasih juga kepada Bapak Bupati Malang yang tadi sempat hadir meninjau apa-apa saja yang memang terkait kebutuhan yang harus dilengkapi di stadion," tutupnya.

Dengan capaian tersebut, Stadion Kanjuruhan kini memiliki modal penting untuk kembali menjadi salah satu venue pertandingan sepak bola nasional. Namun, pekerjaan rumah berupa penyelesaian administrasi dan rekomendasi hasil asesmen tetap menjadi perhatian sebelum kompetisi Super League 2026/2027 bergulir.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga

--- Iklan Sponsor ---