JATIMTIMES - Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp resmi diluncurkan pemerintah. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang turut menyaksikan peluncuran program tersebut dari Bendungan Karangkates, Kabupaten Malang, Selasa (25/8/2026).
Peluncuran program tersebut dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Kabupaten Jembrana, Bali. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional.

Foto bersama Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Timur Andre P. R. Lengkong, Senior Manager Keuangan PLN UID Jawa Timur Ema May Rizal dan Manager PLN UP3 Malang Sendy Rudianto. (Foto: istimewa)
Baca Juga : Kalender September 2026 Lengkap: Cek Tanggal, Weton, Hijriah, Hari Besar dan Daftar Hari Libur
Di Malang, kegiatan diikuti jajaran PLN UP3 Malang bersama manajemen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur. Hadir di antaranya Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Timur Andre P. R. Lengkong dan Senior Manager Keuangan PLN UID Jawa Timur Ema May Rizal.
Program PLTS 100 GWp merupakan program pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempercepat pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi terbarukan.
Program ini diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp 1.140 triliun. Pemerintah juga memperkirakan pengembangannya bisa membuka sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan membantu menurunkan emisi karbon.
Pemanfaatan energi surya juga ditargetkan mengurangi penggunaan BBM untuk pembangkit listrik. Pengurangan konsumsi BBM tersebut diproyeksikan dapat menghasilkan penghematan sekitar Rp 73,9 triliun per tahun.
Dalam kegiatan tersebut, Prabowo menyampaikan pentingnya mengolah sumber daya alam yang dimiliki Indonesia agar memberikan manfaat lebih besar bagi negara. “Kita akan mengubah kekayaan Indonesia menjadi kekuatan Indonesia,” ungkapnya.

Foto bersama tim PLN UP 3 Malang. (Foto: istimewa)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menjelaskan percepatan PLTS 100 GWp menjadi salah satu langkah menuju swasembada dan kedaulatan energi.
Program tersebut dilaksanakan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, badan usaha, asosiasi energi hingga lembaga internasional.
Baca Juga : Promo Tambah Daya PLN Diskon 50 Persen Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026, Simak Syarat dan Cara Klaimnya
Manager PLN UP3 Malang Sendy Rudianto mengatakan momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi PLN untuk terus menjaga pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, dukungan terhadap program energi terbarukan juga harus dibarengi dengan keandalan pasokan listrik.
“Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. PLN UP3 Malang siap mendukung transformasi energi nasional sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik agar kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi,” ujar Sendy.
Andre P. R. Lengkong menambahkan pengembangan energi bersih tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan menjaga sistem kelistrikan tetap andal.
“PLN mendukung percepatan energi terbarukan sebagai bagian dari transformasi energi nasional. Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan keandalan sistem dan peningkatan kualitas pelayanan, sehingga manfaat transformasi energi dapat dirasakan masyarakat dan pelanggan,” ujar Andre.
Keikutsertaan PLN UP3 Malang dalam peluncuran PLTS 100 GWp menjadi salah satu bentuk dukungan PLN terhadap pengembangan energi terbarukan. Di sisi lain, PLN tetap dituntut memastikan kebutuhan listrik pelanggan berjalan normal di tengah proses transisi energi.
Program PLTS 100 GWp diharapkan menjadi salah satu penggerak pengembangan energi surya di Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan pembangkitan listrik terhadap bahan bakar fosil.