JATIMTIMES - Selasa (25 Agustus 2026) bertepatan dengan pasaran Wage dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 12 Mulud 1960 Ja, bulan Mulud tahun Be dan berada dalam Wuku Maktal. Sementara dalam kalender Hijriah, hari ini bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H.
Weton hari ini adalah Selasa Wage dengan jumlah neptu 7. Dalam hitungan Jawa, Selasa memiliki nilai 3 sedangkan Wage bernilai 4.
Baca Juga : Isi Kekosongan Jabatan, 3 Desa di Kabupaten Malang Segera Gelar Pilkades Antar Waktu
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, pekerjaan hingga jodoh seseorang. Perhitungan dalam primbon Jawa juga masih menjadi bagian dari tradisi yang digunakan untuk melihat kecenderungan kehidupan berdasarkan hari lahir.
Pemilik weton Selasa Wage dikenal memiliki sejumlah sifat positif. Dalam pergaulan, Selasa Wage cenderung suka mengalah dan senang membantu orang lain.
Weton ini juga disebut memiliki banyak kemauan, pola pikir yang maju serta senang mengamati berbagai hal yang dianggap menarik. Karakter tersebut membuat Selasa Wage dinilai mempunyai rasa ingin tahu yang cukup tinggi.
Namun, ada pula sisi yang perlu diperhatikan. Pemilik weton ini disebut memiliki sifat pencemburu, hati yang agak keras dan mudah tersinggung.
Menurut primbon Jawa, Pangarasan Selasa Wage adalah Lakuning Bumi. Pangarasan ini menggambarkan watak pemurah, suka memberi dan melindungi. Karakter tersebut membuat pemilik weton ini dinilai memiliki kepedulian terhadap orang di sekitarnya.
Sementara itu, Pancasuda Selasa Wage adalah Lebu Katiyup Angin. Pancasuda tersebut memiliki makna bahwa keinginan tidak selalu mudah tercapai. Usaha yang dijalankan juga dapat mengalami kegagalan atau sulit mengalami kemajuan.
Karena itu, pemilik weton Selasa Wage disebut perlu memiliki kesungguhan dan ketekunan lebih besar untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Selasa Wage 25 Agustus 2026 berada dalam Wuku Maktal, yang dilambangkan dengan Bathara Sakri. Wuku ini digambarkan memiliki sifat pemberani. Dalam kepercayaan primbon, wuku ini juga dikaitkan dengan pasangan yang cantik atau tampan serta potensi memiliki banyak keturunan.
Simbol gedhong berada di depan dan di atasnya terdapat umbul-umbul. Maknanya adalah mendapatkan kekayaan sekaligus kehormatan.
Pohon yang menjadi simbol Wuku Maktal adalah nagasari. Pohon tersebut menggambarkan sosok rupawan, pandai berbicara, dipercaya dan mendapat perhatian dari atasan.
Sementara burung yang menjadi lambangnya adalah ayam hutan. Burung tersebut disebut menjadi kesukaan orang besar. Karakternya pandai merangkai kata, disukai banyak orang dan mempunyai wibawa.
Baca Juga : Perkuat Tata Kelola Pajak, Bapenda Jember Bareng Kejaksaan Lakukan Verifikasi
Wuku Maktal juga diibaratkan seperti gunung yang meletus. Gambaran tersebut berkaitan dengan cara berbicara yang terkadang dapat menyia-nyiakan orang lain. Namun, ketika memasuki usia tua, sifat tersebut disebut menjadi lebih baik.
Ada pula lambang seperti sinar yang berjalan atau memancar. Maknanya, pemilik wuku ini dipercaya mempunyai pengetahuan mengenai seluk-beluk negara. Apa yang dilakukan juga dapat membuat orang lain kagum. Meski demikian, pertengkaran menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai.
Kala berada di arah Timur Laut. Dalam hitungan primbon, selama tujuh hari pada wuku tersebut sebaiknya tidak menuju arah Timur Laut untuk keperluan yang penting.
Khusus Selasa Wage dalam Wuku Maktal, primbon menyebut hari tersebut kurang baik atau buruk untuk aktivitas tertentu.
Masyarakat yang masih berpegang pada perhitungan primbon disarankan tidak bepergian pada hari ini. Sebab, ada kepercayaan perjalanan dapat dihadang musuh dan pemilik weton juga lebih mudah terkena penyakit.
Namun, terdapat kegiatan yang disebut baik dilakukan pada Selasa Wage Wuku Maktal, yakni memikat atau menjerat burung.
Dari sisi pekerjaan, karakter Selasa Wage yang tekun, sabar dan penurut dinilai cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian serta konsistensi. Bidang pekerjaan di balik layar dapat menjadi pilihan, seperti penulis, content writer, editor maupun desainer.
Dalam urusan asmara, Selasa Wage memiliki jumlah neptu 7. Berdasarkan hitungan Primbon Jawa, weton ini disebut cocok dengan pasangan yang mempunyai jumlah neptu 7, 12 atau 17.
Di antaranya adalah Selasa Wage, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Minggu Pon, Kamis Pahing, Kamis Wage dan Sabtu Kliwon.