JATIMTIMES – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang tengah melakukan transformasi pelayanan publik melalui penataan ulang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Renovasi tersebut bukan sekadar memperbarui tampilan fisik, tetapi menjadi bagian dari strategi madrasah membangun sistem layanan yang lebih cepat, terintegrasi, inklusif, sekaligus memperkuat budaya integritas dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.
PTSP yang baru nantinya akan menjadi pintu utama seluruh pelayanan administrasi. Setiap tamu, mulai dari orang tua siswa, masyarakat, hingga mitra kerja, akan dilayani melalui satu pusat layanan sehingga proses administrasi berlangsung lebih tertib, efektif, dan mudah dipantau.
Baca Juga : CPNS 2026 Kapan Dibuka? Pemerintah Beri Sinyal Seleksi ASN Segera Disiapkan
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Hj. Erni Qomaria Rida, M.Pd., mengatakan pembenahan PTSP merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
"Ada konsep baru di madrasah yang memang mengedepankan keterpaduan layanan, sehingga PTSP menjadi pusat layanan. Semua tamu, mulai dari yang datang melalui pos penjagaan hingga masyarakat umum, akan kami layani melalui PTSP," ujarnya saat diwawancarai di MAN 1 Kota Malang belum lama ini.
Tidak hanya mengedepankan kemudahan akses layanan, PTSP juga dirancang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Madrasah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas maupun kelompok rentan agar memperoleh pelayanan yang setara.
"Kami memfasilitasi teman-teman difabel sehingga meskipun memiliki keterbatasan, mereka tetap nyaman dan tetap kami layani di madrasah," kata Erni.
Sebagai bentuk pemenuhan standar pelayanan publik, kawasan PTSP dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang laktasi, area bermain anak, toilet ramah difabel, hingga ruang tunggu yang lebih nyaman. Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk meningkatkan kualitas pengalaman masyarakat saat mengakses layanan di lingkungan madrasah.
Pembangunan PTSP tersebut dibiayai melalui anggaran komite yang berasal dari partisipasi masyarakat. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar separuh pekerjaan dan ditargetkan rampung pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.
Kehadiran ruang PTSP yang baru diharapkan menjadi wajah terdepan madrasah yang tidak hanya estetis, tetapi juga jauh lebih responsif, transparan, dan akuntabel. Dengan konsep layanan satu pintu, masyarakat diharapkan memperoleh kepastian prosedur, waktu pelayanan, serta kemudahan dalam memperoleh berbagai informasi dan layanan administrasi.
Di balik pembenahan fisik PTSP, MTsN 1 Kota Malang juga terus memperkuat tata kelola kelembagaan. Menurut Erni, kualitas pelayanan harus didukung sistem administrasi dan pengelolaan yang tertib mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi.
Baca Juga : Rocky Gerung Tantang PDIP: Anak Muda Tak Butuh Branding, tapi Gagasan
"Kami berupaya memberikan layanan terbaik. Keinginan kami adalah menjadi madrasah yang berintegritas dan memberikan layanan prima. Karena itu layanan di madrasah kami perbaiki dari depan sampai belakang," tuturnya.
Upaya tersebut diperkuat melalui pelaporan pengelolaan keuangan secara berkala setiap triwulan yang mencakup penggunaan dana DIPA, dana komite, maupun berbagai program madrasah. Sistem tersebut mendorong seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan evaluasi berjalan sesuai prosedur dan tepat waktu.
Konsistensi itu pula yang mengantarkan MTsN 1 Kota Malang meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sebagai salah satu madrasah dengan tata kelola keuangan yang baik di wilayah kerja setempat.
Meski demikian, Erni menegaskan berbagai capaian tersebut bukan menjadi tujuan akhir. Menurutnya, penghargaan hanyalah konsekuensi dari pelayanan yang terus diperbaiki.
"Kalau nanti memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), itu merupakan bonus. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang semakin baik di madrasah," tegasnya.
Renovasi PTSP menjadi bukti bahwa MTsN 1 Kota Malang tidak pernah berhenti berbenah. Melalui fasilitas pelayanan yang lebih modern, terintegrasi, dan didukung tata kelola yang semakin baik, komitmen terhadap keterbukaan informasi serta pelayanan yang humanis diharapkan semakin kokoh, sekaligus membawa madrasah ini selangkah lebih dekat menuju terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK).