free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Diana Resmi Pimpin PWI Situbondo, Bupati Mas Rio Sampaikan Pesan Ini

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Yunan Helmy

25 - Jul - 2026, 09:43

Loading Placeholder
Foto bersama usai Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Situbondo Masa Bhakti 2026-2029 di Pendopo Rakyat Situbondo, Jumat (24/7/2026). (Foto: Humas Pemkab Situbondo for JATIMTIMES)

JATIMTIMES – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Situbondo menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah jurnalistik di tengah derasnya arus informasi media sosial yang kerap mengabaikan etika dan proses verifikasi.

Pesan itu disampaikan bupati yang akrab disapa Mas Rio itu saat menghadiri pelantikan pengurus PWI Kabupaten Situbondo masa bakti 2026–2029 di Pendapa Aryo Situbondo, Jumat (24/7/2026) malam. Kehadiran Bupati bersama unsur forkopimda, DPRD, OJK, Bank Jatim, BUMN, BUMD, partai politik, hingga kepala perangkat daerah menjadi bukti dukungan terhadap organisasi profesi wartawan tersebut.

Baca Juga : Wilayah Jatim dan Sekitarnya Diguncang 121 Gempa Dalam Sepekan

Dalam sambutannya, Mas Rio menilai dunia jurnalistik saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding beberapa tahun lalu. Menurut dia, perkembangan teknologi telah melahirkan media baru (new media) yang memungkinkan siapa pun memproduksi dan menyebarkan informasi tanpa melalui proses jurnalistik yang benar.

"Orang yang tidak memiliki sertifikasi jurnalistik, tidak pernah mengikuti pelatihan dasar jurnalistik pun sekarang bisa memproduksi berita seenaknya sendiri tanpa verifikasi. Ini yang menjadi tantangan bagi media arus utama," ujar Mas Rio.

Ia mengatakan, media profesional atau old media masih memiliki tanggung jawab moral terhadap setiap berita yang dipublikasikan. Salah satunya dengan menyimpan rekaman wawancara sebagai bentuk pertanggungjawaban atas setiap kutipan yang ditulis.

Menurut Mas Rio, maraknya akun anonim hingga jaringan buzzer yang bekerja secara terorganisasi semakin memperkeruh ruang publik. Bahkan, kekuatan media sosial dinilai mampu mengalahkan pengaruh media mainstream karena tidak memiliki mekanisme penyaringan informasi.

Karena itu, ia berharap PWI mampu terus meningkatkan kualitas produk jurnalistik agar tetap menjadi rujukan masyarakat. Bagi Mas Rio, kekuatan media profesional terletak pada akurasi, verifikasi, dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik.

"Teman-teman media harus mulai berpikir bagaimana menghasilkan produk jurnalistik yang semakin diminati masyarakat. Jangan sampai etika jurnalistik kalah oleh informasi yang tidak memiliki proses penyaringan," tegasnya.

Mas Rio juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan insan pers. Ia mengaku terbuka terhadap kritik maupun masukan demi mempercepat pembangunan daerah.

"Bila memang ada yang perlu dikritisi, mari kita diskusikan. Saya bukan orang yang antikritik. Yang penting tujuannya sama, yaitu membangun Situbondo menjadi lebih baik," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio turut memaparkan fokus pembangunan daerah yang diarahkan pada empat sektor unggulan, yakni perikanan, pertanian, peternakan, dan pariwisata. Menurut dia, percepatan pertumbuhan ekonomi membutuhkan investasi karena kemampuan fiskal daerah masih terbatas.

"Dari APBD sekitar Rp1,5 triliun, sebagian besar digunakan untuk belanja rutin. Anggaran pembangunan hanya sekitar Rp283 miliar. Karena itu kita membutuhkan investasi agar pertumbuhan ekonomi Situbondo bisa lebih cepat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim atau yang akrab disapa Cak Item mengingatkan bahwa tantangan media saat ini bukan lagi sekadar bersaing dengan sesama perusahaan pers, melainkan dengan derasnya arus konten media sosial yang mampu menarik perhatian publik dalam jumlah sangat besar.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Blitar Serahkan Klaim Jaminan Kematian kepada Ahli Waris Peserta KUR BRI

Ia mencontohkan, seorang kreator konten media sosial dapat meraih ratusan juta penonton setiap bulan tanpa memiliki redaksi, wartawan, maupun mekanisme verifikasi. Karena itu, wartawan dituntut tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan perspektif, kedalaman, dan manfaat bagi masyarakat.

"Kalau wartawan hanya menyampaikan informasi yang sama dengan media sosial, maka kita hanya menjadi bagian dari arus informasi. Yang dibutuhkan masyarakat adalah produk jurnalistik yang memberikan nilai tambah," ujar Cak Item.

Di sisi lain, Ketua PWI Kabupaten Situbondo masa bakti 2026–2029 Diana MSosnmenegaskan komitmennya menjaga marwah organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan di Kabupaten Situbondo. Menurut dia, seluruh anggota PWI harus tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

"PWI akan menjadi wadah pembelajaran bagi seluruh wartawan agar produk jurnalistik yang dihasilkan tetap melalui proses konfirmasi, cek dan ricek, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," katanya.

Pada pelantikan tersebut, Diana (RRI) resmi memimpin PWI Kabupaten Situbondo masa bakti 2026–2029. Ia didampingi Novi Husdinariyanto (Antara) sebagai wakil ketua I, Fathul Bari (Memorandum) sebagai wakil ketua II, Wisnu Bangun Saputro (Jatim Times) sebagai sekretaris, Hozaini (Berita Satu) sebagai wakil sekretaris, Sawawi (Harian Bhirawa) sebagai bendahara, dan Heru Hartanto (Ketik.com) sebagai wakil bendahara. 

Kepengurusan juga diperkuat Syamsuri (Suara Indonesia) sebagai ketua Seksi Pendidikan, Humaidi (Radar Situbondo Jawa Pos) sebagai ketua Seksi Seni dan Budaya, Ahmad Rifai (Radar Situbono Jawa Pos) sebagai ketua Seksi Teknologi Informasi, serta Khairul Rahman (Kabar Rakyat) sebagai ketua Seksi Olahraga. 

Sementara jajaran penasihat terdiri atas bupati Situbondo, ketua DPRD Situbondo, Edy Supriyono (praktisi media), Dr Supriyono (praktisi hukum), dan Imam Hidayat (pengusaha)

Pelantikan pengurus baru PWI Kabupaten Situbondo diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme wartawan, mempererat soliditas organisasi, sekaligus memperkokoh peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---