free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Krakatau Posco Milik Siapa?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

29 - Jun - 2026, 15:03

Loading Placeholder
Kolase foto, (foto kiri) momen Mufli muncul di vlog saat mendampingi kegiatan Nagita Slavina (istri Raffi Ahmad) dan foto di laman resmi PT Krakatau Posco. (Foto: Threads)

JATIMTIMES - Nama Mufli Budi Ananda, yang selama ini dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad, menjadi sorotan usai tercantum dalam jajaran Dewan Komisaris PT Krakatau Posco. Penunjukan tersebut menuai sorotan publik, bukan hanya mengenai sosok Mufli, tetapi juga status perusahaan baja tersebut.

Tak sedikit warganet yang bertanya-tanya, apakah PT Krakatau Posco merupakan perusahaan milik negara (BUMN), siapa pemiliknya, dan bagaimana sejarah berdirinya perusahaan yang menjadi salah satu produsen baja terbesar di Indonesia itu.

Baca Juga : AI Overview Gerus Trafik dan Performa SEO Situs Berita, Praktisi Media Desak Jurnalis Kreatif

Krakatau Posco Milik Siapa?

PT Krakatau Posco bukan perusahaan yang dimiliki oleh satu orang maupun perusahaan tunggal. Perusahaan ini merupakan hasil kerja sama atau joint venture antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO, perusahaan baja raksasa asal Korea Selatan.

Kolaborasi tersebut resmi dibentuk pada 26 Agustus 2010 sebagai bagian dari upaya memperkuat industri baja nasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi baja di dalam negeri.

Melalui kemitraan tersebut, Krakatau Steel sebagai BUMN membawa pengalaman di sektor baja nasional, sedangkan POSCO menyumbangkan teknologi produksi baja modern yang telah digunakan di berbagai negara.

Dengan demikian, PT Krakatau Posco bukan BUMN murni, melainkan perusahaan patungan yang kepemilikannya berasal dari Krakatau Steel dan POSCO.

Pembangunan kompleks pabrik dimulai pada 2011 di kawasan industri Cilegon, Banten. Setelah sekitar tiga tahun masa konstruksi, fasilitas produksi mulai beroperasi secara komersial pada awal 2014.

Keberadaan Krakatau Posco menjadi tonggak penting bagi industri baja Indonesia karena menghadirkan pabrik baja terpadu pertama di Tanah Air yang menggunakan teknologi Blast Furnace (tanur tinggi).

Teknologi tersebut memungkinkan proses produksi baja dalam jumlah besar dengan efisiensi lebih tinggi dibanding metode konvensional.

Produk yang dihasilkan kemudian memasok berbagai sektor strategis, mulai dari konstruksi, otomotif, galangan kapal, energi, hingga industri manufaktur.

Pada tahap awal operasional, Krakatau Posco memiliki kapasitas produksi sekitar 3 juta ton baja per tahun.

Baca Juga : Diduga Sudah Setor Puluhan Juta, Pedagang Pasar Buah Karangploso Belum Bisa Tempati Kios Baru

Perusahaan juga menyiapkan pengembangan kapasitas hingga sekitar 6 juta ton per tahun guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan baja nasional maupun pasar kawasan Asia.

Nilai investasi pembangunan tahap pertama mencapai sekitar US$2,66 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas utama, mulai dari Blast Furnace, Basic Oxygen Furnace, Continuous Casting Machine, Plate Mill hingga berbagai sarana penunjang operasional.

Selain fasilitas produksi, proyek ini turut didukung infrastruktur pelabuhan yang mampu melayani kapal berbobot hingga 200 ribu DWT, pembangkit listrik berkapasitas 200 MW, serta fasilitas pengolahan air industri untuk menunjang operasional pabrik secara berkelanjutan.

Asisten Raffi Ahmad Masuk Jajaran Komisaris

Baru-baru ini nama Mufli Budi Ananda mendadak menjadi sorotan setelah tercantum dalam struktur Dewan Komisaris PT Krakatau Posco yang dipublikasikan melalui laman resmi perusahaan.

Selama ini Mufli lebih dikenal sebagai orang yang mendampingi atau asisten Raffi Ahmad dalam berbagai aktivitas, baik di dunia hiburan, bisnis maupun ketika Raffi menjalankan tugas sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Dalam berbagai agenda resmi, Mufli juga kerap terlihat berada di sisi Raffi Ahmad.

Masuknya Mufli ke jajaran komisaris kemudian memunculkan beragam respons di media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan rekam jejak profesionalnya sebelum dipercaya mengisi posisi strategis di salah satu perusahaan baja terbesar di Indonesia.

Hingga berita ini diturunkan, akun Instagram resmi PT Krakatau Posco diserbu warganet. Banyak yang mengkritisi nama Mufli di jajaran komisaris. Namun perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait pertimbangan maupun mekanisme yang mendasari penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai anggota Dewan Komisaris.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---