JATIMTIMES – Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan Mobile Legend Rector's Cup UNISBA Blitar 2026, sebuah turnamen e sport tingkat SMA/sederajat se Blitar Raya yang digelar di Aula Terbuka UNISBA Blitar, Minggu (21/6/2026).
Turnamen yang diselenggarakan UPT Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bekerja sama dengan UKM E Sport Unisba Blitar tersebut diikuti 32 tim pelajar dari Kota dan Kabupaten Blitar. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah menjaring bibit atlet e sport sekaligus membangun karakter generasi muda melalui sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan semangat berprestasi.
Baca Juga : Sering Salah Pilih Warna Hijab? Kenali Skin Tone agar Wajah Terlihat Lebih Cerah dan Fresh
Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Unisba Blitar, Dr. Soebiantoro, M.Si. Hadir pula Kabid Olahraga Dispora Kota Blitar Achmad Zainuddin, S.AB., M.AP., Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar Fatatoh Hironi Ulya, S.E., Ketua ESI Kabupaten Blitar M. Taufan Perdana Putra, S.H., M.H., Ketua ESI Kota Blitar Agung Setia Hermawan, S.H., serta jajaran BEM dan DPM Unisba Blitar.
Wadah Pembinaan Talenta Digital
Ketua Panitia sekaligus Kepala UPT PMB Unusba Blitar Jalu Sora Wicitra, S.AP., M.AP., mengatakan Rector's Cup menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang e sport yang kini tumbuh menjadi industri kreatif sekaligus cabang olahraga prestasi.
Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi peserta untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, komunikasi, kepemimpinan, hingga kemampuan bekerja dalam tim.
"Kami berharap Mobile Legend Rector's Cup Unisba Blitar 2026 dapat menjadi wadah yang positif untuk menumbuhkan jiwa sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, serta menjadi sarana penjaringan atlet atlet e sport potensial yang nantinya dapat bergabung dan berkembang bersama UKM E Sport Unisba Blitar," ujar Jalu.
Apresiasi juga datang dari Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar Fatatoh Hironi Ulya. Menurutnya, e sport kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki prospek prestasi sangat menjanjikan, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Ia menilai penyelenggaraan turnamen yang melibatkan pelajar merupakan langkah strategis dalam memperkuat proses pembinaan atlet sejak usia dini.
"Kami mengapresiasi Unisba Blitar yang telah memberikan ruang bagi para pelajar untuk berkompetisi secara sehat. Melalui turnamen seperti ini, potensi atlet muda dapat teridentifikasi dan dibina lebih lanjut untuk meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Komitmen Kampus Adaptif Hadapi Era Digital
Rektor Unisba Blitar Dr. Soebiantoro menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab untuk terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi muda. Karena itu, pengembangan e sport dipandang sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Menurutnya, e sport tidak dapat lagi dipandang sekadar permainan. Di balik setiap pertandingan terdapat proses pembelajaran yang melatih kemampuan analisis, strategi, komunikasi, pengambilan keputusan, hingga kolaborasi antarpemain.
Baca Juga : Hari Ini Terakhir! Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Ditutup Pukul 23.59 WIB, Cek Syarat dan Manfaatnya
"Unisba Blitar terus berupaya menjadi kampus yang adaptif terhadap perkembangan zaman. E sport bukan hanya tentang permainan, tetapi juga melatih strategi, komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet atlet e sport yang berprestasi dan berkarakter," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor I Unisba Blitar, Ir. Tri Kurniastuti, menegaskan bahwa pengembangan potensi mahasiswa maupun pelajar tidak hanya dilakukan melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui aktivitas kemahasiswaan yang mampu membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi.
"Unisba Blitar berkomitmen memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Melalui Rector's Cup ini kami ingin menunjukkan bahwa prestasi akademik dan nonakademik dapat berjalan beriringan sebagai bekal mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Tri Kurniastuti.

Persaingan antartim berlangsung ketat sejak babak penyisihan hingga partai final. Seluruh pertandingan berjalan kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas sesuai regulasi yang ditetapkan panitia.
Hasilnya, Tim SMAN 4 Kota Blitar berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Tim SMAN 1 Srengat, sedangkan Tim SMKN 1 Nglegok menempati peringkat ketiga. Sementara penghargaan Most Valuable Player (MVP) diberikan kepada Bara Adiakhsay R dari SMAN 4 Kota Blitar berkat penampilan konsisten sepanjang turnamen.
Melalui penyelenggaraan Mobile Legend Rector's Cup 2026, Unisba Blitar berharap dapat terus berkontribusi membangun ekosistem e sport yang sehat di Blitar. Kampus juga ingin menghadirkan ruang pembinaan yang mendorong lahirnya generasi muda berprestasi, berkarakter, sportif, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional, sejalan dengan komitmen Unisba sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia masa depan.