JATIMTIMES - Tumpukan sampah di TPS Blimbing hingga area Masjid Baitur Rakhman di Kecamatan Kedungkandang menjadi sasaran aksi bersih-bersih yang dilakukan puluhan personel Polresta Malang Kota bersama warga dan sejumlah instansi terkait, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 itu dilakukan untuk membersihkan lingkungan sekaligus mengantisipasi saluran air tersumbat dan pohon rawan tumbang yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Baca Juga : Pelaku Pembacokan Bonek Ditangkap, Lilik DPRD Jatim Apresiasi Polrestabes Surabaya
Sekitar 80 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan karya bakti yang berlangsung di sepanjang Jalan Tenaga Utara hingga Jalan Karya Timur. Mereka bekerja bersama Babinsa, perangkat kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, serta masyarakat sekitar.
Sejak pagi, para personel terlihat memunguti sampah, merapikan area TPS, hingga mengangkat endapan yang menyumbat saluran air. Sejumlah ranting dan pohon yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan saat cuaca ekstrem juga dipangkas.
Kaurbinops Satsamapta Polresta Malang Kota, Ipda Agus Ali, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bahaya yang bisa muncul saat musim hujan maupun cuaca buruk.
“Karya bakti juga mencakup pemotongan ranting dan pohon yang berpotensi tumbang, antisipatif untuk menghindari risiko kecelakaan saat cuaca ekstrem,” kata Agus.
Kawasan yang dibersihkan merupakan salah satu titik dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Selain terdapat pasar tumpah dan sejumlah gudang, Jalan Karya Timur juga menjadi jalur alternatif yang kerap dilalui kendaraan dari berbagai arah.
Tak hanya menyasar area TPS, kegiatan serupa juga dilakukan di Masjid Baitur Rakhman, Jalan Raya Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang. Personel kepolisian tampak membersihkan halaman, mencabut rumput liar, mengelap kaca, hingga mengepel bagian dalam masjid.
Baca Juga : Munas-Konbes NU 2026 Selesai, Tambang hingga MBG Jadi Sorotan
Sedang, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, menambahkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat yang diwujudkan melalui aksi nyata di lingkungan sekitar. “Ini bagian dari pengabdian Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Terlebih persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja sehingga dibutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Kehadiran warga dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya bersama untuk mencegah dampak yang ditimbulkan akibat saluran tersumbat maupun pohon yang rawan tumbang.
“Karya bakti Polresta Malang Kota bukan hanya soal kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat sinergi, soliditas, dan kepedulian sosial,” ucap Lukman.