free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Gus Iqdam Pengajian Akbar di Malang, Bakal Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

31 - May - 2026, 17:47

Loading Placeholder
Pendakwah Gus Iqdam. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Ribuan jemaah diperkirakan akan memadati gelaran doa bersama dan pengajian akbar bersama Gus Iqdam yang digelar Polresta Malang Kota di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Selasa 2 Juni 2026. 

Kegiatan dalam rangka Bulan Bhakti Bhayangkara Ke-80 itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum mendoakan para korban tragedi Kanjuruhan serta keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga : Sejarah dan Makna Hari Raya Waisak, Mengenang Tiga Peristiwa Suci Kehidupan Sang Buddha

Gus Iqdam mengajak masyarakat Malang Raya untuk hadir dan bersama-sama memanjatkan doa bagi para korban tragedi Kanjuruhan serta keluarga yang ditinggalkan. “Saya insya Allah di Stadion Gajayana Malang bersama Polresta Malang. Nanti akan mendoakan korban tragedi Kanjuruhan,” ungkap Gus Iqdam.

Pengajian terbuka untuk umum tersebut diperkirakan dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah. Selain mendengarkan tausiyah, masyarakat juga diajak menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang refleksi dan memperkuat rasa persaudaraan.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin mengatakan, pengajian dan doa bersama sengaja digelar untuk menghadirkan suasana kebersamaan antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan warga.

“Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, juga menjadi ruang silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Malang Raya untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, serta kondusivitas kamtibmas,” kata Lukman.

Dipilihnya Gus Iqdam bukan tanpa alasan. Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II, Blitar, tersebut dikenal memiliki gaya dakwah yang dekat dengan berbagai lapisan masyarakat dan mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan bahasa yang sederhana serta mudah diterima.

Polresta Malang Kota berharap doa bersama yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Momentum itu juga diharapkan memperkuat semangat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga : Ada Blue Moon Malam Ini, Berikut Mitos dan Makna Bulan Purnama dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama, memperkuat persatuan, serta mendoakan saudara-saudara kita yang telah menjadi korban dalam peristiwa Kanjuruhan. Semoga seluruh keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keberkahan,” imbuh Lukman.

Untuk mengantisipasi membeludaknya jemaah, Polresta Malang Kota menyiapkan pengamanan terpadu yang melibatkan 470 personel gabungan. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan preventif, preemtif, dan humanis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

“Kami mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta menjadikan momen doa bersama untuk mempererat ukhuwah, menjaga persatuan, dan kondusif di Kota Malang,” tutup Lukman.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---