free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Fenomena Bediding Mulai Terjadi, Suhu Malam di Kota Batu Belasan Derajat

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

31 - May - 2026, 17:01

Loading Placeholder
Pemandangan Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Warga Kota Batu dan kawasan Malang Raya belakangan merasakan perubahan suhu udara yang cukup signifikan, terutama pada malam hingga menjelang pagi hari. Kondisi ini ditandai dengan udara yang terasa lebih dingin dibandingkan biasanya meski siang hari masih cenderung cerah dan panas.

Fenomena tersebut dikenal dengan istilah bediding, yakni kondisi penurunan suhu udara yang lazim terjadi pada awal musim kemarau. Bediding umumnya berlangsung saat malam hingga pagi hari dan menjadi salah satu ciri pergantian musim dari penghujan menuju kemarau.

Baca Juga : Sejarah dan Makna Hari Raya Waisak, Mengenang Tiga Peristiwa Suci Kehidupan Sang Buddha

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan bahwa saat ini wilayah Kota Batu sudah mulai memasuki periode musim kemarau sehingga suhu udara pada malam hari mengalami penurunan. “Saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Sehingga udara khususnya saat malam hari hingga pagi hari lebih dingin dibanding sebelumnya,” kata Suwoko, Minggu (31/5/2026).

Suhu udara pada malam hingga dini hari bahkan bisa turun hingga kisaran belasan derajat Celsius. Kondisi tersebut membuat masyarakat merasakan hawa yang lebih dingin dibanding hari-hari sebelumnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena bediding dipengaruhi oleh menguatnya angin Monsun Australia. Angin ini membawa massa udara yang bersifat lebih dingin dan kering dari wilayah Australia menuju Indonesia.

Masuknya massa udara tersebut menyebabkan kelembapan udara berkurang dan suhu pada malam hari menjadi lebih rendah. Dampaknya, sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Jawa Timur, merasakan udara yang lebih sejuk hingga dingin pada dini hari dan pagi hari.

Baca Juga : Mayoritas Warga Pakai Kendaraan Pribadi, Organda Nilai Transportasi Publik Kota Malang Perlu Revolusi Besar

Fenomena ini diperkirakan akan berlangsung selama musim kemarau. Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung mulai Mei hingga Oktober mendatang.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan, terutama saat beraktivitas pada malam dan pagi hari, mengingat perubahan suhu yang cukup terasa dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Selain itu,  menggunakan pakaian hangat dan menjaga asupan cairan menjadi langkah sederhana untuk mengurangi dampak udara dingin selama fenomena bediding berlangsung.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---