JATIMTIMES - Kebiasaan bangun pagi ternyata masih menjadi bagian dari rutinitas masyarakat Indonesia. Bahkan, berdasarkan data dari aplikasi pemantau tidur Sleep Cycle yang dikutip Seasia Stats, Indonesia menempati posisi pertama sebagai negara dengan rata-rata waktu bangun paling pagi di Asia.
Dalam data yang dirilis menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia rata-rata memulai aktivitas mereka pada pukul 06.55 pagi. Angka ini menjadikan Indonesia unggul dibandingkan sejumlah negara Asia lainnya yang dikenal memiliki budaya kerja dan aktivitas yang padat.
Di posisi kedua terdapat Jepang dengan rata-rata waktu bangun pukul 07.09 pagi. Sementara Thailand menempati peringkat ketiga dengan rata-rata waktu bangun pukul 07.24 pagi.
Filipina dan Qatar melengkapi lima besar negara Asia yang warganya paling awal memulai hari. Rata-rata masyarakat Filipina bangun pada pukul 07.28 pagi, sedangkan Qatar tercatat pada pukul 07.32 pagi.
Temuan ini memperlihatkan adanya perbedaan pola hidup dan ritme aktivitas di berbagai negara Asia. Faktor budaya, kebiasaan kerja, waktu sekolah, hingga kondisi lingkungan turut memengaruhi jam tidur dan waktu bangun masyarakat.
Daftar 15 Negara Asia dengan Waktu Bangun Paling Pagi
Berdasarkan data Sleep Cycle yang dikutip Seasia Stats, berikut daftar negara Asia dengan rata-rata waktu bangun paling pagi:
1. Indonesia — 06.55 pagi
2. Jepang — 07.09 pagi
3. Thailand — 07.24 pagi
4. Filipina — 07.28 pagi
5. Qatar — 07.32 pagi
6. India — 07.36 pagi
7. Korea Selatan — 07.38 pagi
8. Singapura — 07.38 pagi
9. Malaysia — 07.41 pagi
10. China — 07.42 pagi
11. Uni Emirat Arab — 07.43 pagi
12. Taiwan — 07.56 pagi
13. Hong Kong — 07.57 pagi
14. Kuwait — 08.01 pagi
15. Arab Saudi — 08.27 pagi.
Dalam daftar tersebut, Arab Saudi berada di posisi terakhir dengan rata-rata waktu bangun pukul 08.27 pagi. Selisih waktu yang cukup jauh dibandingkan Indonesia menunjukkan bahwa setiap negara memiliki pola kehidupan yang berbeda-beda.
Perbedaan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari budaya kerja, iklim, kebiasaan sosial, hingga waktu aktivitas masyarakat sehari-hari. Negara-negara dengan aktivitas malam yang lebih tinggi cenderung memiliki waktu bangun yang lebih siang.
Baca Juga : Kebangkitan Angkot di Depan Mata, Investor Tunggu Lampu Hijau Pemkot Malang
Bangun Pagi Belum Tentu Menjamin Kualitas Tidur
Meski Indonesia berada di urutan pertama sebagai negara yang paling pagi memulai aktivitas, para ahli mengingatkan bahwa waktu bangun bukan satu-satunya indikator kesehatan tidur.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC menegaskan bahwa kualitas dan durasi tidur yang cukup tetap menjadi faktor utama untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental. Tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan konsentrasi, menjaga daya tahan tubuh, serta mengurangi risiko berbagai penyakit.
Karena itu, selain membiasakan bangun pagi, masyarakat juga dianjurkan untuk menjaga pola tidur yang sehat dengan waktu istirahat yang memadai setiap malam.