free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Ribuan Driver Online Surabaya-Sidoarjo Gelar Aksi Besok, Ini Rute yang Diprediksi Macet 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

27 - Apr - 2026, 17:35

Loading Placeholder
Ilustrasi ojol gelar massa aksi. (Foto: laman serikat pekerja nasional)

JATIMTIMES - Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai wilayah di Jawa Timur dijadwalkan turun ke jalan dalam aksi damai pada Selasa (28/4/2026). Aksi ini diperkirakan berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas utama, khususnya di kawasan Surabaya dan Sidoarjo. 

Aksi digelar oleh Aliansi DOBRAK (Driver Online Bubarkan Aplikator Nakal). Massa direncanakan mulai berkumpul sejak pagi di kawasan Bundaran Waru, tepatnya di sekitar City of Tomorrow (CITO), sebelum bergerak menuju Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura.

Baca Juga : WhatsApp Plus Resmi Diuji Coba, Ini Daftar Fitur Premium dan Harga Langganannya

"Hari Selasa 28 April 2026 kami dari Aliansi DOBRAK akan melakukan aksi damai mulai jam 08.00 WIB di CITO Jalan Ahmad Yani," ujar Humas DOBRAK, David Walalangi pada awak media, Senin (27/4/2026).

Ia menyebut jumlah massa diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang yang merupakan perwakilan driver online dari berbagai daerah di Jawa Timur. "Selasa Subuh yang dari luar Kota Surabaya mulai memasuki Surabaya," kata David.

Pergerakan massa bersifat tentatif, namun secara umum akan melintasi jalur utama dari Bundaran CITO menuju DPRD Jatim. Sejumlah ruas jalan diprediksi mengalami kepadatan, di antaranya Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, hingga Jalan Indrapura.

Selain itu, massa juga berpotensi melintasi beberapa alternatif rute lain seperti Jalan Diponegoro, Kedungdoro, Bubutan, hingga kawasan tengah kota seperti Jalan Darmo, Basuki Rahmat, Embong Malang, hingga Blauran.

Pengguna jalan diimbau untuk menghindari jalur-jalur tersebut, khususnya pada pagi hingga siang hari, atau memilih rute alternatif guna menghindari kemacetan.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah. Beberapa di antaranya:
• Mendesak DPRD Jatim menerbitkan perda terkait sanksi administrasi hingga pemblokiran aplikator transportasi online roda dua dan roda empat.
• Menuntut Gubernur Jawa Timur memberikan sanksi sosial kepada aplikator yang melanggar aturan, serta rekomendasi ke Komdigi.
• Menghapus program tarif ilegal dan mengembalikan hak pengemudi sesuai ketentuan, yakni Rp2.000/km untuk roda dua dan Rp3.800/km untuk tarif bersih roda empat.

Selain di Surabaya, aksi serupa juga akan berlangsung di Sidoarjo pada hari yang sama. Titik kumpul massa dipusatkan di kawasan Alun-alun Sidoarjo, tepatnya di sisi timur Monumen Jayandaru.

Baca Juga : PAW DPRD Surabaya, Anas Karno Gantikan Almarhum Adi Sutarwijono

Humas DOBRAK Jawa Timur, Samuel Grandy Kalengkongan mengatakan aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan sejumlah aplikator yang dinilai merugikan pengemudi.

"Diperkirakan akan ada ribuan driver online, baik roda dua maupun roda empat yang turun langsung ke jalan untuk menyampaikan aspirasi," ujarnya.

Ia juga menyebut, pergerakan massa dari Sidoarjo berpotensi meluas hingga ke sejumlah titik di Surabaya, yang bisa berdampak pada kondisi lalu lintas di kedua wilayah tersebut.

Samuel turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan selama aksi berlangsung.

"Kami mohon maaf apabila kegiatan ini nantinya mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di Sidoarjo dan Surabaya," tutup Samuel.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---