free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

KDMP Desa Ngoran Jadi Motor Ekonomi Baru, Warga Kini Belanja Lebih Dekat dan Hemat

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

27 - Apr - 2026, 16:19

Loading Placeholder
Kepala Desa Ngoran Imam Saiful meninjau aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Senin (27/4/2026). Kehadiran koperasi tersebut membantu warga memperoleh kebutuhan pokok lebih dekat dan hemat.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, mulai menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Selain memperkuat ekonomi desa, koperasi ini memudahkan warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tanpa harus pergi jauh ke pusat keramaian.

KDMP Desa Ngoran kini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru berbasis gotong royong. Melalui pengelolaan yang tertata, koperasi tersebut tak hanya melayani anggota, tetapi juga membuka ruang kemitraan dengan pelaku usaha kecil di lingkungan desa.

Baca Juga : PT Alberti Bintang Terang Rilis Tipe Fellova di Tahap 3 New Cluster Nagari, Jadi Buruan Buyer

Berawal dari Musyawarah Desa

Kepala Desa Ngoran Imam Saiful mengatakan, pembentukan koperasi dilakukan sesuai mekanisme melalui musyawarah desa. Dari forum tersebut, terbentuk struktur kepengurusan sekaligus legalitas pendirian koperasi.

"Alhamdulillah, Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngoran telah terbentuk melalui musyawarah desa. Pengurus sudah terbentuk dan legalitas pendirian juga sudah keluar," ujar Imam Saiful saat ditemui, Senin (27/4/2026).

Setelah kepengurusan terbentuk, langkah berikutnya adalah merekrut anggota. Hingga kini, jumlah anggota koperasi tercatat sekitar 80 orang. Para anggota kemudian bermusyawarah menentukan jenis usaha yang dinilai paling dibutuhkan masyarakat.

Menurut Imam, dari hasil kesepakatan bersama, koperasi memulai usaha dengan menyewa sebuah toko yang lokasinya strategis karena berada dekat Balai Desa Ngoran. Tempat itu kini menjadi pusat aktivitas koperasi sekaligus titik pelayanan kebutuhan pokok warga.

"Modal awal berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela anggota. Dana itu kami putar untuk usaha-usaha produktif," jelasnya.

Sejumlah komoditas yang kini tersedia antara lain beras SPHP, Minyakita, serta kebutuhan pokok lainnya. Kehadiran produk tersebut disambut positif warga karena memberi akses belanja lebih mudah dan efisien.

Bangun Kemitraan dan Perkuat UMKM

Dalam pengembangannya, KDMP Desa Ngoran juga menjalin kemitraan dengan Bulog, ID Food, PLN, serta Patra Niaga. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas akses distribusi barang dan layanan kepada masyarakat desa.

"Alhamdulillah kemitraan ini bisa dimanfaatkan anggota dan masyarakat. Kami ingin koperasi benar-benar hadir sebagai sarana pemberdayaan ekonomi warga," katanya.

Yang menarik, keberadaan KDMP tidak mematikan usaha toko kelontong di desa. Sebaliknya, koperasi justru membangun pola kemitraan yang saling menguntungkan. Sejumlah pemilik toko membeli barang dari KDMP untuk kemudian dijual kembali ke masyarakat.

Imam menyebut pola itu menciptakan hubungan usaha yang sehat. Koperasi bergerak sebagai pusat distribusi, sementara toko kelontong tetap tumbuh sebagai ujung tombak pelayanan ke konsumen.

"Toko-toko kelontong di desa kami ikut bermitra. Jadi terjadi simbiosis mutualisme. Barang dari koperasi dijual kembali ke masyarakat, toko tetap untung, masyarakat juga terbantu," tegasnya.

Dukungan masyarakat terhadap keberadaan KDMP pun terus menguat. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah anggota dan tingginya minat warga berbelanja di toko koperasi. Pemerintah desa, lanjut Imam, juga berkomitmen penuh mendukung pengembangan program tersebut.

"Kami dari pemerintah desa sangat mendukung KDMP ini. Karena manfaatnya nyata bagi masyarakat dan menggerakkan ekonomi desa," ujarnya.

Kdmp

Warga Rasakan Manfaat Langsung

KDMP Desa Ngoran sendiri berdiri sejak Juni 2025. Meski saat ini masih menempati bangunan sewa yang sederhana, koperasi terus berkembang dari waktu ke waktu. Pengurus muda yang terlibat dinilai menunjukkan semangat belajar tinggi dalam mengelola usaha bersama.

Baca Juga : Warga Kota Batu Kini Bisa Urus Paspor di MPP Among Warga, Buka Setiap Jumat

"Kami patut mengapresiasi adik-adik pengurus ini. Mereka belajar mengelola koperasi, memanajemen usaha, sekaligus membangun jaringan kemitraan dengan toko-toko kelontong di Desa Ngoran," kata Imam.

Ia menambahkan, gedung permanen KDMP sebenarnya telah selesai dibangun. Namun hingga kini bangunan tersebut belum ditempati karena masih menunggu proses serah terima.

"Untuk gedung sudah jadi, tinggal menunggu serah terima. Nanti kalau sudah ditempati tentu pelayanan bisa lebih maksimal," imbuhnya.

Manfaat koperasi juga dirasakan langsung warga. Salah satunya Bu Piyem, pedagang kelontong di Desa Ngoran. Ia mengaku kini lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras SPHP dan Minyakita tanpa harus keluar desa.

"Dengan adanya KDMP, belanja jadi lebih dekat. Sementara ini saya ambil beras SPHP dan Minyakita di sini," ujarnya.

Menurut dia, kehadiran KDMP juga membantu menghemat biaya transportasi. Sebab sebelumnya warga harus pergi lebih jauh untuk mendapatkan barang tertentu yang tidak selalu tersedia di warung sekitar.

"Lumayan lebih irit ongkos transportasi. Harapan saya ke depan semakin banyak produk yang dijual di KDMP," tambahnya.

Keberhasilan KDMP Desa Ngoran menjadi contoh bahwa koperasi modern berbasis desa masih sangat relevan di tengah perkembangan zaman. Dengan pengelolaan transparan, dukungan pemerintah desa, dan partisipasi warga, koperasi mampu tumbuh menjadi penggerak ekonomi lokal.

Model usaha seperti ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan, memperpendek rantai distribusi, serta membuka ruang usaha baru bagi masyarakat desa. Dari Desa Ngoran, semangat ekonomi kerakyatan kembali menemukan bentuk nyatanya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---