JATIMTIMES - Industri perfilman Indonesia kembali berduka. Sutradara ternama Nayato Fio Nuala dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026.
Kabar wafatnya pertama disampaikan selebritas Raffi Ahmad melalui akun Instagram pribadinya, @raffinagita1717. Dalam unggahan tersebut, Raffi mengungkapkan bahwa jenazah almarhum disemayamkan di Rumah Duka Boen Tek Bio, Karawaci Ilir, Tangerang, Banten.
Baca Juga : 5 Rekomendasi Film Terbaru Akhir Pekan: Ada Sekuel Sadis Ready or Not 2 hingga Ghost in the Cell
Raffi mengenang sosok Nayato sebagai figur penting dalam perjalanan kariernya di dunia hiburan. Ia menyebut, sang sutradara adalah orang yang pertama membawanya terjun ke dunia akting sejak usia masih sangat muda.
“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Nayato Fio Nuala. Salah satu orang yang sangat berjasa dalam perjalanan hidup saya. Beliau adalah sosok sutradara yang pertama kali mengajak saya masuk ke dunia entertainment, saat saya masih berusia 13 tahun,” tulis Raffi.
Ia juga mengingat momen awal kariernya yang tak lepas dari peran Nayato. “Pertama kali saya shooting, pertama kali saya belajar, semua bersama beliau,” lanjutnya.
Dalam unggahan yang sama, Raffi turut membagikan sejumlah karya film Nayato yang pernah ia bintangi, seperti Ada Hantu di Sekolah! dan Me vs High Heels. Kedua film tersebut menjadi bagian dari perjalanan awal kariernya di industri film tanah air.
Nayato Fio Nuala dikenal sebagai sutradara produktif yang kerap menggunakan beberapa nama lain dalam berkarya. Di antaranya Koya Pagayo, Ian Nguyen Lampa, hingga Pingkan Utari. Sepanjang kariernya, ia telah menyutradarai berbagai film layar lebar dan serial televisi yang cukup populer di masanya.
Film debutnya adalah The Soul yang dirilis pada 2002. Setelah itu, ia terus aktif menghasilkan karya, seperti Ekskul, Cinta Pertama, Hantu Perawan Jeruk Purut, hingga Gaby dan Lagunya.
Baca Juga : Rekomendasi Film Bioskop Terbaru untuk Akhir Pekan: Dari Aksi hingga Horor Seru
Bagi Raffi, sosok Nayato bukan hanya sekadar sutradara, tetapi juga mentor yang memberi banyak pelajaran hidup. “Banyak kenangan, banyak pelajaran, dan begitu banyak kebaikan yang beliau tinggalkan. Sosok yang bukan hanya membuka jalan, tapi juga memberi makna dalam perjalanan hidup saya,” ungkapnya.
Di akhir pesannya, Raffi menyampaikan doa terbaik untuk almarhum. “Terima kasih atas semua kebaikan, bimbingan, dan kepercayaan yang pernah diberikan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.
Hingga saat ini, pihak keluarga belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab meninggal dunia maupun jadwal pemakaman Nayato Fio Nuala.