free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Agama

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-11 Ramadan: Diampuni Dosa dan Kembali Suci Seperti Bayi Baru Lahir

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

28 - Feb - 2026, 14:47

Loading Placeholder
Ilustrasi salat tarawih. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan rahmat. Di setiap malamnya, umat Islam berlomba-lomba memperbanyak ibadah, mulai dari membaca Al-Qur’an, berdzikir, hingga menunaikan salat Tarawih. Ibadah sunah yang hanya ada di bulan Ramadan ini memiliki keutamaan berbeda di tiap malamnya, sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah kitab klasik.

Salah satu malam yang memiliki keutamaan istimewa adalah malam ke-11 Ramadan. Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan bahwa orang yang melaksanakan salat Tarawih pada malam tersebut akan mendapatkan ampunan dosa, sehingga ia keluar dari dunia dalam keadaan suci, seperti bayi yang baru dilahirkan.

Disebutkan dalam teks Arab berikut:

Baca Juga : Hukum Memakai Lipstik Saat Puasa, Batal atau Tidak? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

وَفِى اللَّيْلَةِ الْحَادِيَةَ عَشَرَةَ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْيَا كَيَوْمٍ وُلِدَ مِنْ بَطْنِ اُمِّهِ

Artinya: Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

Makna Ampunan di Malam ke-11

Ungkapan “seperti bayi yang baru lahir” bukan sekadar kiasan biasa. Makna ini menggambarkan kondisi suci dari dosa, sebagaimana bayi yang belum memiliki kesalahan apa pun. Artinya, Allah SWT memberikan pengampunan yang begitu besar kepada hamba-Nya yang menunaikan salat Tarawih di malam ke-11 dengan penuh keimanan dan keikhlasan.

Keutamaan ini menegaskan betapa luasnya rahmat Allah SWT di bulan Ramadan. Setiap ibadah yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan mendapat balasan yang luar biasa. Pengampunan dosa menjadi salah satu anugerah terbesar yang diharapkan setiap Muslim, karena dosa adalah penghalang antara hamba dan Tuhannya.

Baca Juga : Antisipasi Bahan Berbahaya, Dinkes Kota Batu Uji Sampel Makanan dan Minuman Takjil Ramadan

Malam ke-11 juga menjadi pengingat penting agar umat Islam tidak mengendurkan semangat ibadah setelah sepuluh hari pertama Ramadan berlalu. Justru di fase inilah konsistensi diuji. Salat Tarawih yang dikerjakan dengan khusyuk, disertai niat yang tulus, menjadi sarana penyucian diri dan momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Keutamaan ini mendorong setiap Muslim untuk menunaikan ibadah bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai bentuk kesungguhan dalam meraih ampunan. Dengan hati yang ikhlas dan niat yang lurus, salat Tarawih di malam ke-11 menjadi kesempatan emas untuk kembali bersih, memulai lembaran baru, dan berharap akhir kehidupan dalam keadaan husnul khatimah.

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membersihkan jiwa. Malam ke-11 menjadi salah satu pengingat bahwa pintu ampunan selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Agama

Artikel terkait di Agama

--- Iklan Sponsor ---