JATIMTIMES - Kucing semakin tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Hewan berbulu ini bahkan sudah menjadi bagian dari keluarga di banyak rumah tangga. Menariknya, data terbaru menunjukkan Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kucing peliharaan tertinggi di Indonesia.
Fakta tersebut sejalan dengan hasil survei Rakuten Insight yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kepemilikan kucing tertinggi di kawasan Asia Pasifik.
Baca Juga : Aksi Lokal Mahasiswa UIBU Disiapkan Tembus Pasar Global, PMBP Bekali Jiwa Wirausaha Sejak Bangku Kuliah
Dikutip dari laman Rakuten Insight, kepemilikan hewan peliharaan di Asia Pasifik sangat beragam. Secara umum, lebih dari setengah penduduk atau sekitar 59% responden memiliki hewan peliharaan di rumah mereka.
Namun, tingkat kepemilikan berbeda jauh antarnegara. Contohnya, Hong Kong hanya mencatat 16% penduduk memiliki anjing, sedangkan Thailand mencapai 47%. Filipina bahkan menjadi yang tertinggi untuk kepemilikan anjing dengan angka 67%.
Kucing menyusul dengan 26% kepemilikan hewan peliharaan. Bahkan, Indonesia justru menonjol karena kucing lebih populer dibanding anjing. "Indonesia dan Malaysia dengan tingkat kepemilikan kucing (47%, masing-masing 34%) yang melampaui kepemilikan anjing (10%, masing-masing 20%)," tulis laporan Rakuten Insight.
Artinya, hampir setengah penduduk Indonesia memelihara kucing, jauh lebih tinggi dibanding hewan peliharaan lainnya.
Rakuten Insight juga menyoroti bahwa kucing seolah sudah menjadi budaya tersendiri di Indonesia. Hewan ini banyak ditemukan baik di kawasan urban maupun permukiman padat.
Populasi kucing di Indonesia umumnya terkonsentrasi di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi serta akses pangan yang mudah. Meski begitu, persebarannya kini semakin merata, tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga meluas ke Sumatra hingga Kalimantan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, Jawa Timur menempati posisi teratas sebagai provinsi dengan jumlah kucing peliharaan terbanyak di Indonesia. Total populasi kucing di Jawa Timur tercatat mencapai 2.244.429 ekor.
Angka ini jauh melampaui provinsi lain. Di posisi kedua ada Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 1.675.419 ekor. Berikut daftar 10 provinsi dengan populasi kucing tertinggi menurut BPS (2023):
Baca Juga : Pulang Kampung Tanpa Biaya! 6 Program Mudik Gratis 2026, Ada Bus, Kereta hingga Pesawat
• Jawa Timur: 2.244.429
• DIY: 1.675.419
• Sumatera Selatan: 310.500
• Kalimantan Selatan: 285.554
• Jawa Tengah: 260.440
• Sulawesi Selatan: 244.191
• Lampung: 209.732
• Riau: 181.455
• Sumatera Barat: 180.946
• Kalimantan Barat: 162.217
Data ini memperlihatkan dominasi Jawa Timur sebagai "rumah besar" bagi para pecinta kucing di Indonesia.
Kenapa Banyak Orang Memelihara Hewan?
Rakuten Insight juga memaparkan bahwa memelihara hewan membawa dampak positif bagi kesehatan dan gaya hidup pemiliknya. Tidak heran jika banyak orang memilih memiliki hewan peliharaan dengan alasan emosional.
Survei tersebut menemukan tiga alasan utama orang memelihara hewan:
• "Untuk merasa tidak terlalu sedih, tidak terlalu stres" (41%)
• "Untuk memiliki teman" (36%)
• "Untuk merasa lebih aman" (36%)
Dengan tingginya angka kepemilikan kucing di Indonesia, terutama di Jawa Timur, kucing tampaknya sudah menjadi teman hidup bagi banyak orang.
Tren memelihara kucing diprediksi masih akan terus meningkat seiring gaya hidup masyarakat yang semakin dekat dengan dunia digital dan kebutuhan akan companionship. Apalagi, kucing dikenal mudah dirawat, cocok untuk lingkungan rumah, dan punya daya tarik tersendiri bagi berbagai kalangan.