free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Profil

Challenge Diri Sendiri, Berbekal Pengalaman Marketing Devinta Yulia Mulai Jajaki Bisnis EO

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

03 - Mar - 2025, 12:29

Loading Placeholder
Devinta Yulia.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Mengawali karir sebagai seorang marketing hotel, Devinta Yulia (34), wanita cantik asal Kota Malang memilih untuk memulai tantangan baru. Yakni dengan membangun perusahan untuk menjalankan bisnisnya sendiri di bidang jasa event organizer (EO).

Devinta sapaan akrabnya, mengaku telah banyak merasakan asam garam sebagai seorang marketing selama sekitar 9 tahun. Berbekal pengalaman tersebut, ia mencoba untuk mulai mandiri dengan menjalankan bisnisnya sendiri. 

Baca Juga : Malang Masuk Daftar 100 Kota Terbaik Asia-Pasifik Versi Resonance Consultancy

"Kalau EO aku lebih menchallenge diriku sendiri. Menjalan management finance, management SDM, semuanya. Prinsipnya ingin meningkatkan kualitas dan kapasitas. Kita ingin bertumbuh dan berkembang," jelasnya. 

Ia bercerita, perjalanan karirnya hingga menjadi seorang marketing excecutive ia mulai pada tahun 2015 di salah satu hotel ternama di Kota Malang. Berkarir selama 5 tahun di hotel tersebut, ia mencoba mengembangkan diri di salah satu perusahaan penyedia kebutuhan sparepart pesawat di Jakarta. 

"Kebetulan yang dilayani adalah bandara yang dikelola oleh TNI Angkatan Udara. Lokasinya, juga berada tak jauh di sekitar mabes (TNI-AU)," jelas wanita berkelahiran, Malang 22 Juli 1991 ini. 

Hantaman pandemi Covid-19 pada tahun 2020 memaksanya untuk menyudahi karirnya di Ibukota. Ia pun memilih untuk pulang ke Kota Malang. Berkarir pada sektor hospitality kembali menjadi pilihannya untuk berkarir. Meskipun awalnya, ia tak menyadari bahwa ia memiliki passion untuk berkarir di sektor tersebut. 

"Sebenarnya tidak menyadari, bahwa jiwaku di hospitality. Tapi sebenarnya suka dari dulu. Aku itu suka melihat pekerjaan melayani orang. Dengan penbawaan soft spoken, suka aja dan ingin seperti mereka," tutur wanita berlesung pipit ini. 

Devinta Yulia.(Foto: Istimewa).

Sepulang dari Jakarta, beberapa hotel di Kota Malang pun pernah ia jajaki untuk melanjutkan karirnya di sektor hospitality. Kesempatan tersebut ia maksimalkan untuk mengembangkan kemampuannya untuk menjaring klien dan mitra. Tentu masih harus beradu dengan pandemi Covid-19. 

Merasa bekalnya cukup, sekitar tahun 2023 Devinta mencoba untuk mulai menekuni dunia EO. Menurutnya, EO menjadi salah satu pekerjaan yang tak berbeda jauh dengan profesi sebagai marketing yang ia jalani sebelumnya. 

"Kita sama-sama menghadapi klien. Banyak kemungkinan bertemu orang baru setiap hari. Bertemu dengan banyak orang dengan berbagai karakternya. Tentu punya tantangan sendiri bagi saya," tuturnya. 

Tak hanya sekadar men-challenge diri sendiri, wanita single parent ini tentu juga melihat peluang menambah pundi-pundi rupiah dengan menjalankan bisnis EO. Kiprahnya sebagai seorang marketing excecutive ternyata cukup banyak membantunya untuk dipercaya mengemas acara, atau event dari kliennya. 

Baca Juga : Siap Melesat di Asia Talent Cup 2025, AHM Andalkan 4 Pebalap Muda Berbakat

"Ada beberapa mitra lama, masih menghubungi untuk kembali lagi dibantu. Jadi tetap saya layani. Apa kebutuhannya dalam sebuah event. Kami kemas, kami pilihkan venue dan semuanya. Kami tawarkan apa yang paling sesuai dengan kebutuhan," kata Devinta. 

Hal itu ternyata juga tak lepas dari kerja kerasnya selama menjadi seorang marketing executive. Saat itu, ia mencoba untuk melakukan customer engagement.

"Itu andalan saya, jadi enggak langsung ke pekerjaan, saya coba komunikasi, saya pilah, klien saya ini bagaimana komunikasinya, ketertarikannya dalam hal apa. Dari situ saya berhasil menaikan branding image, hingga meskipun enggak jadi marketing, mereka (mantan klien) tetap mencari saya untuk beberapa keperluan pekerjaan," terang Sarjana Manajemen ini.

Meski telah memulai bisnis EO sejak tahun 2023, secara resmi perusahaannya baru berdiri pada tahun 2024 lalu. Hanya saja, upayanya untuk merintis usahanya tak langsung berjalan mulus. Bagaimana tidak, belum genap setahun perusahaannya berdiri, ia harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi oleh pemerintah. 

"Karena bagaimanapun memang banyak klien saya, event yang saya garap itu dari pemerintahan. Jadi memang berdampak kebijakan efisiensi ini. Tapi ini kan harus tetap jalan," jelasnya. 

Selain punya passion di bidang hospitality, Devinta juga mengaku memiliki hobi memasak. Pada tahun 2020, ia juga sempat menjalankan bisnis catering. Bahkan saat ini, ia sempat berpikir untuk kembali mengembangkan bisnis cateringnya. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri

--- Iklan Sponsor ---