JATIMTIMES - Operasi Keselamatan Semeru 2025 resmi digelar oleh Polresta Malang Kota. Operasi itu melibatkan jajaran samping seperti Kodim 0833 Kota Malang, Dishub Kota Malang hingga Satpol PP Kota Malang. Jumlahnya hanya 85 personel.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Agung Fitriansyah mengatakan operasi ini digelar selama 14 hari kedepan. Mulai 10 hingga 24 Februari 2025 mendatang.
Baca Juga : Jelang Ramadan, Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2025

Pada operasi kali ini, Agung mengaku ada tiga titik fokus. Mulai memanfaatkan tilang E-TLE atau elektronik, Mobile E-TLE dan tilang manual.
“Penindakan tilang kita fokus E-TLE statis, mobile dan kita lakukan juga tilang manual,” ujar Agung, Senin (10/2/2025).
Untuk tilang manual, ada 10 prioritas pelanggaran. Diantaranya, berbonceng tiga, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm, pengemudi tidak safety belt, menggunakan handphone saat berkendara, mengemudi dalam pengaruh alkohol/narkoba dan sejenisnya, melawan arus, knalpot brong/balap liar dan menerobos lampu merah.
“10 prioritas ini kita tekankan penindakan tilang non E-TLE. Jadi tetap manual,” ungkap mantan Kasat Lantas Polresta Banyuwangi.
Pada operasi keselamatan tahun ini, Agung menjelaskan juga bakal melakukan evaluasi ihwal penindakan balap liar. Karena ia melihat masih banyak terjadi di Kota Malang. Dan pihaknya tidak segan akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku balap liar.
Baca Juga : Ini Target Prioritas Operasi Keselamatan Semeru 2025 Polres Sampang
“Untuk balap liar setiap hari sudah membuat tim patroli. Sanksinya, kita tahan kendaraan, kita tilang dan kalau kita temukan pelaku balap liar di bawah umur kita panggil orang tuanya, kita edukasi juga,” ungkap Agung.
Oleh karena itu, Agung meminta kepada masyarakat untuk senantiasa mentaati peraturan lalu lintas. Dan operasi keselamatan ini sebagai persiapan Operasi Ketupat Semeru 2025.
“Titik titik rawan sudah kita petakan. Black spot juga sudah kita petakan. Kita akan optimalkan sampai menjelang Idul Fitri nanti,” tukas Agung.