JATIMTIMES - Dukungan untuk Paslon nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah Cahyadin, sosok pria yang masih duriyah pendiri NU dari Kyai Haji Wahab Chasbullah dan Mantan Ketua DPW PSI Jawa Timur.
Dalam sebuah kesempatan, pria yang akrab disapa Gus Dien ini menyatakan dukungan untuk kemenangan Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh
dalam Pilkada Kota Malang 2024. Dukungan ini dijelaskan Gus Dien tak terlepas dari kiprah dan sosok Abah Anton yang selama ini dikenal begitu humble dan dermawan.
Baca Juga : Jatim Banjir Produk Asal Tiongkok, Sebulan Impor Barang Senilai USD 697,71 Juta
Menurutnya, kala menjabat sebagai Wali Kota Malang periode 2013-2018, Abah Anton memberikan ruang kebijakan dalam keberagaman dan toleransi penuh. Hal ini tentunya selaras dengan kultur Kota Malang sebagai Kota Toleransi yang utuh.
Selain itu, melalui derap pembangunan yang terencana dan juga berbagai program maupun kebijakan strategis, kepemimpinan Abah Anton terbukti membawa banyak perubahan dan impact positif pada berbagai aspek. Derap pembangunan yang dilakukan Abah Anton di Kota Malang banyak memberikan perubahan wajah kota Malang semakin lebih baik.
"Salah satunya seperti bertumbuhnya taman-taman kota sebagai sarana edukasi, bermain juga sarana olah raga. Ini muncul sejak Abah Anton menjadi wali kota. Artinya apa, legacy Abah Anton masih bisa dirasakan sama warga Kota Malang," jelasnya.
Untuk itu, tidaklah mengherankan jika sosok Abah Anton didorong oleh berbagai kalangan masyarakat termasuk para ulama untuk kembali maju dalam kontestasi Pilkada Kota Malang 2024. Dengan dukungan dari para ulama hingga masyarakat ini, tentunya menjadi satu semangat yang akan mampu memenangkan Paslon yang mengusung jargon Agamis, Bermartabat, Amanah, Dinamis dan Inovatif (Abadi) ini.
"Warga Kota Malang begitu mencintai sosok Abah Anton. Sosoknya diharapkan menjadi pemimpin Kota Malang hadir dan benar hadir dalam bingkai kebijakan publik pro warga Kota Malang," katanya.
Ketika nantinya terpilih, ada banyak hal yang dapat dilakukan Paslon Abadi, khususnya dalam pembangunan infrastruktur atau fasilitas publik. Pihaknya mencontohkan seperti halnya Pasar Blimbing.
Baca Juga : Ribuan Warga Blitar Antusias Ikuti Senam Bersama Mak Rini dan Mas Ghoni di Lapangan Serut
Pasar Blimbing menjadi tempat strategis untuk berkumpulnya banyak orang dengan berjalannya geliat ekonomi yang menjadi tumpuan banyak masyarakat. Pasar Blimbing nantinya dapat dibangun dengan fungsi dan efesiensi para pedagang. Sehingga, kondisi pasar akan lebih tertata dengan kondisi penjual lebih baik dan tidak terkesan kumuh.
"Pasar Besar juga dibangun dengan pola yang tertata dengan baik. Kemudian Pasar Dinoyo yang sempat sepi, namun ada ruang yang sudah terbangun, perlu penataan ulang agar pasar ini lebih optimal dalam menggeliatkan perekonomian masyarakat. Begitu juga Pasar Gadang dan lainnya juga sama," terangnya.
Selain itu, perlunya melakukan evaluasi terhadap fungsi terminal, dimana lahan yang begitu luas dapat ditambah satu fasilitas yang akan menambah kebermanfaatan untuk para pengunjung atau penumpang.
"Apakah akan menjadi fungsi kegiatan lainnya seperti pasar atau hal spesifik lainnya. Bisa juga untuk memfasilitasi kegiatan para generasi muda. Anak muda butuh ruang kegiatan nantinya bisa memberikan konstribusi pembangunan di Kota Malang," pungkasnya.