free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Gabah Kering Giling Makin Mahal, tapi Harga Beras Premium di Penggilingan Turun

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

04 - Sep - 2024, 17:36

Loading Placeholder
Perkembangan harga gabah dan beras di Jatim. (BPS Jatim)

JATIMTIMES - Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim) mencatat adanya kenaikan pada harga gabah kering giling (GKG) di tingkat petani. Pada Agustus 2024, harga GKG di Jatim tercatat naik sebesar 3,33 persen.

Besaran kenaikan harga GKG di tingkat petani Jatim yakni dari Rp 7.138 pada bulan sebelumnya menjadi Rp 7.375 per kg. Sejalan dengan itu, harga GKG di tingkat penggilingan juga tercatat naik 3,25 persen dari Rp 7.210 menjadi Rp 7.444 per kg.

Baca Juga : Graha Bangunan Hadirkan Granit Kasar IKAD, Pilihan Tepat untuk Hunian Elegan dan Tahan Lama

Sementara itu, rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Jatim pada Agustus 2024 tercatat sebesar Rp 6.511 per kg atau turun sebesar 3,88 persen dibandingkan harga GKP Juli 2024 sebesar Rp 6.774 per kg. Adapun rata-rata harga GKP di tingkat penggilingan sebesar Rp 6.618 per kg atau turun sebesar 3,57 persen dari Rp 6.863 per kg di bulan lalu. 

"Untuk gabah luar kualitas di tingkat petani turun sebesar 4,12 persen dari Rp 6.468 menjadi Rp 6.201 per kg, dan di tingkat penggilingan juga turun sebesar 4,52 persen dari Rp 6.572 menjadi Rp 6.274," sebut BPS Jatim dalam laporan terbarunya, dikutip Rabu (4/9/2024).

Pada Agustus 2024, jumlah transaksi gabah yang terpantau melalui Survei Harga Produsen Gabah (SHPG) di Jatim sebanyak 320 transaksi, tersebar di 18 Kabupaten. Di antaranya transaksi GKP sebanyak 217 observasi (67,81 persen), transaksi GKG sebanyak 45 observasi (14,06 persen) dan transaksi gabah luar kualitas sebanyak 58 observasi (18,13 persen).

Dari hasil pengamatan, harga transaksi GKP di tingkat petani yang terendah sebesar Rp 5.500 per kg terjadi di Kabupaten Probolinggo sebanyak 3 observasi, sedangkan harga terendah di tingkat penggilingan Rp 5.600 per kg.

"Harga transaksi GKP tertinggi di tingkat petani sebesar Rp 7.400 per kg dijumpai di Kabupaten Madiun sebanyak 5 observasi, sementara itu dengan harga tertinggi di tingkat penggilingan adalah sebesar Rp 7.600 per kg," jelas BPS Jatim. 

Baca Juga : Interupsi Sambutan Bupati Dhito, Mahasiswa Ini Justru Dapat Apresiasi

Sementara itu, pada Agustus 2024 survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan di 18 Kabupaten Jatim yang tersebar di 58 Kecamatan dengan jumlah observasi sebanyak 146 transaksi.

"Rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp 12.856 per kg, turun sebesar 1,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebesar Rp 13.011," papar BPS Jatim.

Adapun rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp 12.121 per kg atau turun sebesar 0,90 persen dari Rp 12.232. Kemudian, rata-rata harga beras kualitas rendah mengalami kenaikan sebesar 0,91 persen dari Rp 12.457 per kg menjadi Rp 12.570.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---