JATIMTIMES - Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) baru-baru ini melakukan riset kolaborasi yang meneliti efek latihan treadmill terhadap profil biokimia darah. Penelitian ini melibatkan pemeriksaan komposisi massa tubuh, pengukuran tekanan darah, pengambilan sampel darah, serta sesi olahraga di laboratorium kedokteran olahraga.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih baik tentang kesehatan dan kebugaran tubuh manusia, serta mendukung program kesehatan preventif. Penelitian ini juga berkaitan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yaitu memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua usia.
Baca Juga : Bupati Blitar Gerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih di Sumberagung
Peserta riset ini terdiri dari civitas akademika FK UM, yang dengan antusias mengikuti rangkaian kegiatan pemeriksaan dan latihan fisik.

Potret pemeriksaan kepada peserta riset. (Foto: istimewa)
Rangkaian kegiatan riset dimulai dengan pemeriksaan komposisi massa tubuh peserta menggunakan alat khusus yang dapat mengukur persentase lemak tubuh dan massa otot. Pemeriksaan ini penting untuk memberikan gambaran lengkap tentang kondisi fisik peserta.
Setelah itu, dilakukan pengecekan tekanan darah guna melihat kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Tahap ini juga mencakup pengambilan sampel darah untuk analisis lebih lanjut, termasuk memeriksa kadar gula darah dan profil lipid.
Setelah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan awal, peserta diarahkan ke laboratorium kedokteran olahraga untuk melakukan latihan treadmill. Mereka diminta berjalan di atas treadmill dengan intensitas yang telah ditentukan. Latihan ini bertujuan untuk memantau respons tubuh terhadap aktivitas fisik ringan hingga sedang, serta mengamati perubahan tekanan darah dan detak jantung selama dan setelah latihan.

Potret peserta riset saat diminta berjalan di atas treadmill. (Foto: istimewa)
dr. Rias, salah satu peneliti utama dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa riset ini penting untuk memberikan data mengenai hubungan antara komposisi tubuh, tekanan darah, dan respons tubuh terhadap aktivitas fisik.
"Dengan adanya riset ini, kami berharap dapat memberikan data yang bermanfaat untuk pengembangan program kesehatan yang lebih baik di masa mendatang serta meningkatkan kesadaran civitas FK untuk melakukan olahraga sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit," ungkapnya.
Baca Juga : Jelang Pilkada Sampang PKS Gelar Apel Siaga Pemenangan Pasangan Jimad Sakteh
Riset ini merupakan bagian dari program kolaborasi dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Universitas Airlangga (UNAIR). Kerjasama ini bertujuan memperkuat jaringan riset nasional di bidang kesehatan. Melalui kolaborasi ini, FK UM berharap dapat menghasilkan temuan-temuan yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu kesehatan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Riset ini mendapat respons positif dari peserta dan diharapkan dapat terus berlanjut. "Kami berharap riset semacam ini dapat didukung oleh pemerintah dan industri kesehatan, sehingga pada akhirnya kita bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tambah dr. Rias.
Penelitian ini menandai langkah maju dalam pengembangan program kesehatan berbasis bukti di FK UM, serta memperkuat kolaborasi antar universitas dalam bidang kesehatan. Dengan dukungan berbagai pihak, riset ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan melalui olahraga teratur dan pemeriksaan kesehatan berkala.