JATIMTIMES - Pada hari kedua kirab maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Kota Blitar menjadi tuan rumah serangkaian kegiatan sosialisasi yang ditujukan kepada pemilih pemula. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa 13 Agustus 2024 dengan menyasar dua sekolah menengah atas, yakni SMKN 1 Kota Blitar dan SMK Islam 1 Blitar.
Kirab yang diinisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar ini bertujuan untuk memberikan pendidikan pemilih kepada generasi muda, khususnya para siswa yang akan pertama kali menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak mendatang. Dwi Hesti Ermono, anggota KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya hak pilih.
Baca Juga : PPP Resmi Dukung, Bambang-Bayu Siap Menyongsong Kemenangan
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak dan bertanggung jawab," ujar Dwi Hesti. Ia menambahkan bahwa pendidikan pemilih menjadi salah satu fokus utama dalam kirab ini, mengingat peran penting pemilih muda dalam menentukan masa depan daerahnya.
Tidak hanya sekadar pendidikan pemilih, KPU Kota Blitar juga memperkenalkan tanggal pelaksanaan Pilkada serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November 2024. Pada tanggal tersebut, masyarakat akan memilih gubernur dan wakil gubernur, serta wali kota dan wakil wali kota. Menurut Dwi Hesti, pengenalan tanggal ini penting untuk memastikan bahwa para pemilih, khususnya yang muda, memiliki persiapan dan kesadaran yang cukup mengenai jadwal pemilihan.
Selain itu, dalam kirab tersebut, KPU Kota Blitar juga memperkenalkan maskot Pilkada, yaitu si Gembira dan si Jalih. Kedua maskot ini dirancang untuk menarik perhatian dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pelaksanaan Pilkada serentak 2024. "Si Gembira dan si Jalih bukan hanya sekadar maskot, tetapi juga simbol dari semangat demokrasi yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula," ungkap Dwi Hesti.
Kirab maskot ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Blitar. Mereka turut serta dalam kegiatan sosialisasi di kedua sekolah tersebut, memberikan informasi yang komprehensif mengenai tahapan Pilkada, cara memilih yang benar, serta pentingnya menjaga integritas proses demokrasi.
Kehadiran kirab maskot di sekolah-sekolah ini disambut antusias oleh para siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan informasi penting mengenai Pilkada, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai proses pemilihan.
Baca Juga : Beredar Kabar Sutiaji Diusung PDI Perjuangan, Ini Tanggapan Partai Banteng
Dengan adanya sosialisasi ini, KPU Kota Blitar berharap dapat menciptakan pemilih yang cerdas dan kritis, yang mampu memilih pemimpin dengan bijak. Dwi Hesti mengingatkan bahwa setiap suara sangat berharga dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. "Kami berharap, melalui sosialisasi ini, para pemilih muda dapat memahami betapa pentingnya peran mereka dalam Pilkada serentak 2024 dan menggunakan hak pilih mereka dengan sebaik-baiknya," tutupnya.
Kirab maskot Pilkada serentak 2024 ini merupakan salah satu langkah strategis KPU Kota Blitar untuk memastikan terselenggaranya pemilihan yang demokratis, transparan, dan partisipatif, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam proses tersebut.