JATIMTIMES - Media sosial dihebohkan dengan kabar tewasnya seorang wanita muda berinisial ENS (30) setelah menjalani prosedur sedot lemak di sebuah klinik kecantikan. Kasus ini menarik perhatian publik setelah diunggah oleh akun Instagram @temanpolisi.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyebutkan bahwa seorang wanita asal Medan, Sumatera Utara diduga menjadi korban malapraktik di klinik kecantikan di wilayah Beji, Depok, Jawa Barat.
Baca Juga : Sudah Tahu? Ternyata 7 Makanan ini Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Pepaya
"Sungguh miris nasib ENS (30) meninggal dunia saat sedot lemak di klinik kecantikan wsj.beauty Kota Depok pada Senin (22/7)," demikian tulisan dalam unggahan tersebut, yang juga menyebutkan bahwa ENS berdomisili di Komplek Permata Abadi, Kota Medan.
Melansir Siloam Hospital, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum menjalani prosedur sedot lemak (liposuction) untuk memastikan bahwa prosedur ini aman dan efektif. Beberapa syarat bagi pasien yang dianggap sehat untuk menjalani liposuction antara lain:
- Berat badan setidaknya berada dalam 30% dari berat badan ideal.
- Memiliki kulit yang kencang dan elastis.
- Tidak memiliki masalah kesehatan yang dapat memperumit operasi, seperti gangguan aliran darah, penyakit jantung, diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
- Tidak merokok.
Selain itu, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan karena dapat menyebabkan prosedur ini tidak berhasil dan bahkan berisiko buruk bagi kesehatan. Faktor-faktor tersebut antara lain:
- Memiliki berat badan kurang.
- Memiliki indeks massa tubuh lebih dari 25.
- Memiliki masalah kesehatan serius yang dapat mempersulit penyembuhan.
- Memiliki kondisi kulit yang tidak sehat.
Penting untuk diingat bahwa liposuction tidak dapat memperbaiki kulit yang kendur setelah pembuangan lemak. Jika pasien menginginkan perawatan untuk mengatasi kulit kendur, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi treatment tambahan yang tepat.
Setelah menjalani prosedur sedot lemak, pasien mungkin akan mengalami beberapa efek samping seperti kesemutan, nyeri, mati rasa, memar, atau bengkak di bagian tubuh yang dioperasi. Namun, kondisi ini biasanya akan pulih dalam waktu tiga minggu. Dokter biasanya akan meresepkan obat antiradang dan antibiotik untuk mencegah infeksi.
Baca Juga : Viral, Aturan Baru Naik Gunung Salak Via Ajisaka Tuai Kritikan: Banyak Pungli
Sementara itu, beberapa komplikasi serius yang mungkin timbul akibat prosedur sedot lemak antara lain:
- Infeksi bakteri.
- Alergi terhadap obat bius.
- Perdarahan.
- Permukaan kulit yang tidak rata.
- Kerusakan saraf, otot, pembuluh darah, atau organ dalam.
- Emboli lemak, yaitu kondisi di mana lemak yang terlepas dapat menyumbat pembuluh darah.
- Syok hipovolemik, kondisi darurat akibat hilangnya cairan tubuh.
- Terbentuknya kantung berisi cairan di bawah kulit.
Hingga berita ini ditulis, klinik kecantikan WSJ Depok, yang diduga sebagai tempat melakukan prosedur sedot lemak menjadi trending dalam penelusuran Google. Pihak kepolisian juga telah mendatangi klinik tersebut setelah viral. Bahkan klinik WSJ Beauty telah tutup sejak Jumat (26/7/2024).