free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Kebakaran, Puluhan Ribu Ayam Hangus Terbakar di Kandang

Penulis : Aries Marthadiharja - Editor : A Yahya

23 - Jul - 2024, 10:27

Loading Placeholder
Kebakaran melanda sebuah peternakan ayam milik warga di Dusun Salam Rejo, Desa Purwosari, Kecamatan Ngunut Tulungagung, puluhan ribu ekor ayam mati terbakar. (dok. Humas Polres Tulungagung)

JATIMTIMES - Kebakaran melanda kandang ayam di Dusun Salam Rejo, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung pada Senin, 22 Juli 2024, sekitar pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan pantauan yang beredar di sosial media Instagram, insiden ini menyebabkan asap hitam pekat membubung tinggi di udara dan menghancurkan kandang tersebut bersama sekitar 63 ribu ayam yang baru saja ditempatkan di sana selama tiga hari.

Baca Juga : Kisah Cirebon: Perceraian Sunan Kalijaga dan Nyi Undi dalam Naskah Mertasinga 

 

Dirangkum dari keterangan tim INAFIS Polres Tulungagung dan Polsek Ngunut pada Selasa, 23 Juli 2024, segenap personel mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, melalui Kasihumas Polres Iptu Mujiatno, mengkonfirmasi kejadian ini. 

Dalam keterangannya, Mujiatno menjelaskan bahwa saksi pertama yang melihat kebakaran adalah seorang pekerja yang sedang bekerja di kandang ayam tersebut. Saksi tersebut melihat api menyala di bagian barat blower kandang ayam di lantai tiga bagian timur. Api tersebut seketika membesar dengan cepat.

"Dari keterangan saksi yang pertama melihat, pada saat bekerja di kandang ayam tersebut melihat ada api yang menyala di barat blower kandang ayam bagian timur lantai 3 tiba tiba menyala," kata Mujiatno.

Mujiatno menambahkan bahwa saksi yang berada di lantai bawah segera panik dan berteriak meminta pertolongan. Para pekerja lainnya, yang mendengar teriakan itu, segera berlarian untuk menyelamatkan diri karena api sudah semakin membesar dan tak terkendali. Dalam waktu singkat, api tersebut membakar habis seluruh kandang beserta puluhan ribu ayam yang ada di dalamnya.

"Saat itu saksi berada di lantai bawah kemudian panik dan berteriak teriak minta tolong, kerena api sudah membesar kemudian semua pekerja melarikan diri untuk menyelamatkan diri," lanjut Mujiatno.

Setelah sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim Pemadam Kebakaran Tulungagung dengan bantuan warga sekitar. Mujiatno menjelaskan bahwa meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dua pekerja mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal dan segera dilarikan ke klinik di Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, untuk mendapatkan perawatan.

"Api berhasil dipadamkan kurang lebih 2 Jam oleh PMK Tulungagung dan dibantu warga sekitar. Tidak ada korban jiwa hanya ada 2 pekerja yang mengalami sesak nafas dirawat di klinik Desa Kromasan Kecamatan Ngunut," terang Kasihumas.

Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Pihak berwenang sedang berupaya mengumpulkan informasi dan bukti untuk menentukan apa yang memicu api tersebut sehingga menyebabkan kerugian yang begitu besar.

Baca Juga : Tak Banyak yang Tahu, 5 Bumbu Dapur ini Ternyata Bisa Menurunkan Berat Badan dengan Cepat 

 

Peristiwa kebakaran ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil yang signifikan tetapi juga menimbulkan trauma bagi para pekerja dan masyarakat sekitar. Kandang ayam tersebut baru saja diisi dengan ayam-ayam muda, dan kejadian ini tentu saja menjadi pukulan berat bagi pemilik kandang dan seluruh pekerja yang menggantungkan hidupnya dari usaha peternakan ini.

Masyarakat sekitar Desa Pulosari dan pihak terkait kini harus bekerja sama untuk membantu proses pemulihan dan penyelidikan lebih lanjut. Bantuan dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. 

Pasalnya, peternakan ayam yang ada di wilayah tersebut merupakan salah satu sumber penghasilan utama bagi banyak warga di daerah ini. Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di kawasan peternakan perlu ditingkatkan untuk menghindari kejadian serupa.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aries Marthadiharja

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---