JATIMTIMES - Seorang lansia bernama Suliati, warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, diduga mengalami pikun. Akibatnya, rumah yang menjadi tempat tinggalnya sering mengalami kebakaran.
Terbaru, insiden kebakaran di rumah Suliati terjadi pada Rabu (8/5/2024) malam sekitar pukul 21.30 WIB. "Api penyebab kebakaran diduga berasal dari kayu bakar yang belum padam," ujar Kanit Reskrim Polsek Turen Iptu Sigit Hernadi, Kamis (9/5/2024).
Baca Juga : Viral, Video Pria Diduga Onani sambil Naik Motor di Jalanan Pakis Malang
Berdasarkan penyelidikan polisi, kronologi kebakaran bermula pada Rabu (8/5/2024). Malam itu, sekitar pukul 21.30 WIB, tetangga korban bernama Siti Rohma mendengar suara letupan.
"Saksi kemudian keluar dari rumahnya dan mendapati rumah korban telah mengalami kebakaran yang berasal dari dapur rumah korban," jelas Sigit.
Mengetahui hal itu, saksi kemudian meminta bantuan kepada para tetangga untuk memadamkan kebakaran. Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan ember dan peralatan seadanya.
"Api bisa dipadamkan sekitar 30 menit setelah kejadian. Kemudian datang tiga unit mobil pemadam Kabupaten Malang dan melakukan pendinginan untuk memastikan kebakaran telah padam," imbuh Sigit.
Dugaan sementara, api penyebab kebakaran bersumber dari tungku kayu memasak. "Korban memang sering memasak menggunakan kayu bakar. Sehingga diduga penyebab kebakaran berasal dari kayu bakar tersebut," ujar Sigit.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang terjadi di rumah lansia tersebut. "Sementara kerugian material kurang lebih sebesar Rp 3,5 juta," ungkapnya.
Hasil pendalaman polisi dari sejumlah saksi, semasa hidupnya Suliati tinggal seorang diri di kediamannya. Sementara anaknya sudah tinggal di rumahnya masing-masing. "Korban sudah mulai mengalami pikun," imbuhnya.
Baca Juga : Lawan Guinea, Shin Tae-yong: Skuad Kita Kurang Baik
Kondisi Suliati yang telah mengalami kepikunan itulah yang menyebabkan dirinya sesekali lupa mematikan bara api saat memasak. Sehingga kediamannya sering mengalami kebakaran.
"Di rumah korban sebelumnya juga sudah pernah terjadi kebakaran. Kejadian sebelumnya pada Agustus 2023 lalu, yakni dengan lokasi dan objek (kebakaran) yang sama," ucap Sigit.
Beruntung, meski rumahnya sering mengalami kebakaran, Suliati selalu berhasil lolos dari maut. "Infonya kebakaran pada bulan Agustus 2023 itu hanya terjadi pada sebagian rumah. Sementara beberapa barang berharga serta korban masih terselamatkan," pungkas Sigit.
Sebagaimana diberitakan, tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang dikerahkan ke lokasi kejadian. Personel gabungan dari Damkar Kabupaten Malang, Polsek dan Koramil Turen, perangkat desa serta warga setempat, hingga sejumlah relawan yang dilibatkan dalam proses penanggulangan kebakaran memastikan api padam pada Rabu (8/5/2024) malam sekitar pukul 23.40 WIB.