Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Saat Ziarah Kubur Jelang Lebaran Disunnahkan Hadap Kemana? Simak Jawaban Buya Yahya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

09 - Apr - 2024, 11:35

Placeholder
Ilustrasi ziarah kubur jelang lebaran. (Foto: Gramedia)

JATIMTIMES - Sebagian umat muslim di Indonesia memiliki tradisi melakukan ziarah kubur sebelum puasa Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri. Menurut KH. Yahya Zainul Ma'arif, Lc., M.A., Ph.D. yang lebih akrab disapa Buya Yahya, sebagai pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah yang berpusat di Cirebon, ziarah kubur semula dilarang oleh Nabi, namun akhirnya dianjurkan. 

"Maka hukum ziarah kubur adalah sunnah. Disepakati tidak ada yang berbeda (hukum sunnah). Karena ziarah kubur menjadikan kalian ingat akhirat. Jadi tujuannya ziarah kubur agar kita ingat kematian kita," jelas Buya Yahya, dikutip Al Bahjah TV, Selasa (9/4). 

Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024

Setelah berniat untuk mengingatkan kematian, barulah kemudian tujuannya ziarah kubur adalah untuk mendoakan yang ada di alam barzah. 

Lantas bagaimana hukum ziarah kubur bagi pria dan wanita? Menurut Buya Yahya, semua baik pria maupun wanita disunnahkan ziarah kubur. Hanya saja bagi wanita ada ketentuannya. 

"Jika tempatnya tidak terhormat, banyak laki-laki, lalu Anda sendirian, maka enggak usahlah enggak terhormat. Harus tahu diri perempuan, desak-desakan, biar pun itu katanya Wali besar Syekh Abdul Qodir Jaelani, misalnya, tapi kalau ternyata di tempat tersebut anda berdesak-desakan dengan kaum pria, nggak usah, Syekh Abdul Qodir Jaelani lebih senang jika engkau berdoa di rumah anda," tegas Buya Yahya. 

Hal serupa juga berlaku jika perempuan ingin ziarah Wali Songo. Dianjurkan berziarah ke makam wali. Tapi kata Buya Yahya, jika terjadi desak-desakan batalin. 

"Ngga usah nggrumbul ke tempat yang ramai. Kalau anda benar-benar ingin mendapatkan kemuliaan. Jangan maksain. Makkah juga ramai desak-desakkan. Jangan samakan Mekkah dengan disini. Babnya beda," ungkap Buya Yahya. 

Lebih lanjut Buya Yahya mengungkapkan bahwa ada hadist dari Siti Aisyah yang bertanya kepada Rasulullah saw, apa yang dibaca saat ziarah kubur. 

"Artinya wanita boleh ziarah kubur tapi harus ada adab. Jika tempatnya dekat, dilihat aman gak disitu," jelasnya. 

Buya Yahya pun meminta agar perempuan tidak berdandan yang mencolok dan tidak memakai minyak wangi saat ziarah kubur. "Namun jika Anda ziarah kubur dengan mahram, maka sah-sah saja. Boleh-boleh saja. Jadi wanita terhormat," ucapnya. 

Baca Juga : Siapa Pengisi Kursi Pimpinan DPRD Kabupaten Malang? PKB: Tunggu Instruksi DPP

Sementara itu, cara ziarah kubur menurut Buya Yahya dimulai dengan salam menghadap kepada wajah yang meninggal dunia. Dengan membaca salam berikut ini: 

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.

Artinya: Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.

Setelah salam, kata Buya Yahya doa-doa sebisa mungkin menghadap ke kiblat. Namun jika tempatnya terbatas bisa menghadap kemana saja. "Allah Maha Tahu, sebab kiblatnya itu adalah atas," kata Buya Yahya. 

"Jadi kita mengucapkan doa, boleh seperti itu adab berdoa. Kemudian saat kita ziarah kubur, maka banyaklah memohon kepada Allah semoga Allah mengampuni, memberikan kasih sayang kepada yang telah meninggal dunia," pungkas Buya Yahya. 


Topik

Agama ziarah kubur buya yahya tuntunan ziarah kubur



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri