Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Fakta Elang yang Jarang Diketahui Orang, Miliki Stabilizer di Lehernya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

04 - Apr - 2024, 14:22

Placeholder
Burung elang. (Foto screenshot TT)

JATIMTIMES - Burung elang adalah salah satu burung pemangsa yang paling mengagumkan di dunia. Mereka memiliki kemampuan terbang yang luar biasa, cakar yang kuat, dan paruh yang tajam.

Namun, salah satu keunggulan terbesar mereka adalah mata mereka yang sangat tajam. Mata burung elang bisa melihat detail halus dari jarak yang sangat jauh, bahkan lebih baik daripada manusia.

Baca Juga : Update Gate 13 Stadion Kanjuruhan: Tak Jadi Dibongkar

Lantas apakah penyebab mata elang bisa sangat tajam dan bisa stabil dalam membidik mangsa?

Dilansir dari akun Tiktok @faktaduniaunik, elang rupanya memiliki stabilizer dilehernya. Stabilizer sendiri jika dalam dunia kamera berfungsi untuk menjaga stabilitas kamera agar hasil video tetap halus.

Sama halnya dengan elang, stabilizer yang dimiliki elang juga berfungsi agar mata elang tetap fokus pada mangsa yang ia tuju.

Dalam video yang dibagikan akun Tiktok tersebut, kepala elang tidak bergerak sedikitpun meskipun tubuhnya digerakkan ke kanan dan kiri.

Lebih bagusnya lagi, mata elang terlihat tidak bergeser sedikitpun meskipun tubuhnya terombang ambing kesana dan kemari. Matanya tetap fokus kedepan dengan pandangan yang sangat tajam.

Kekuatan ini tentu sangat membantu elang dalam mencari makanan. Mengingat elang merupakan hewan yang suka berburu untuk dijadikan makanan.

Selain stabilizer yang terdapat dilehernya, mata elang juga sangat istimewa karena memiliki penglihatan yang luar biasa karena memiliki dua pusat fokus di mata yang memungkinkan mereka melihat ke depan dan ke samping secara bersamaan.

Mereka mampu melihat ikan dari ketinggan beberapa puluh meter di atas permukaan air. Sehingga saat mereka mendekati permukaan air, mereka langsung bisa menangkap sasarannya tanpa meleset.

Baca Juga : PN Jombang Tolak Gugatan Saudara Ipar Soal Biaya Pemakaman Adiknya

Kemampuan ini tentu saja tidak dimiliki hewan lain, termasuk nelayan yang sulit melihat keberadaan ikan padahal jaraknya lebih dekat. Sebagai predator, elang tidak dapat mengambil risiko kehilangan target yang akan dimangsa hanya karena harus berkedip berulang kali. 

Sehingga membran nictiating dengan selaputnya yang tembus cahaya memungkinkan elang untuk bisa berkedip tanpa harus menutup kelopak mata dan membuat elang tetap mampu melihat objek secara penuh.

Dilansir dari Bald Eagle, mata elang hampir sebesar mata manusia, tetapi ketajamannya setidaknya empat kali lipat dari orang yang memiliki penglihatan sempurna. Elang mungkin dapat mengidentifikasi kelinci yang bergerak hampir satu mil jauhnya. Itu berarti elang yang terbang pada ketinggian 300 meter di atas permukaan tanah dapat melihat mangsa di area seluas hampir 5 km persegi dari posisinya.

Elang sendiri berkedip menggunakan membran nictitating atau membran pengecap. Dilansir dari All Things Nature, membran nictitating merupakan kelopak mata ketiga yang dimiliki banyak hewan.

Membran nictiating adalah bagian dari konjungtiva yang merupakan selaput lendir pada mata. Membran ini bergerak melintasi mata dari depan ke belakang setiap tiga atau empat detik sekali.

Fungsinya adalah untuk melindungi mata dari mangsa (serangga), menyeka kotoran dan debu pada kornea, serta menjaga mata elang tetap lembab.


Topik

Serba Serbi burung elang fakta elang stabilizer



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana