Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Wisata

Serunya Ngabuburit di Taman Pecut Kota Blitar: Menikmati Senja Sambil Berburu Takjil

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

03 - Apr - 2024, 10:25

Placeholder
Suasana sore di Taman Pecut Kota Blitar di bulan Ramadan 2024.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Taman Pecut, ikon wisata di jantung Kota Blitar menjadi favorit bagi para pencinta ngabuburit selama bulan Ramadan. Terletak di selatan Alun-Alun Blitar, taman ini bukan hanya menjadi tempat untuk bersantai dan berfoto, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial yang menyemarakkan suasana Ramadan.

Ketika senja menjelang, suasana di Taman Pecut berubah menjadi penuh semangat dengan kehadiran bazar takjil Ramadan yang menjamur di sepanjang jalan Kenanga.

Baca Juga : 10 Negara dengan Umur Terpendek, Kisaran 50 Tahun

Dari berbagai penjuru, warga setempat dan pengunjung membanjiri area bazar, mencari hidangan lezat untuk berbuka puasa.
Tiap senja, suasana kawasan ini menjadi semarak dengan kehadiran warga yang antusias mengunjungi bazar tersebut. Antrian panjang terbentuk di depan setiap stand, dengan orang-orang yang berlalu-lalang sambil memilih takjil favorit mereka untuk berbuka puasa. Di sekelilingnya, terdengar riuh rendah percakapan dan tawa yang mengisi udara, menciptakan aura keakraban di antara para pengunjung.

Bazar takjil ini bukan sekadar tempat untuk mencari makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi titik pertemuan dan interaksi sosial antara warga. Mereka saling bertukar cerita, berbagi rekomendasi makanan, dan menikmati suasana yang hangat dan ramah. Tak jarang pula, pengunjung dari luar kota ikut meramaikan suasana dengan kehadiran mereka, menambah warna dan keceriaan di sepanjang jalan Kenanga.

Tidak hanya tentang kuliner, bazar ini juga memperlihatkan keberagaman budaya dan tradisi yang hidup di Kota Blitar. Dari hidangan tradisional hingga makanan modern dengan sentuhan lokal, bazar ini menawarkan beragam pilihan yang menggugah selera dan memuaskan dahaga puasa.

Seorang warga setempat, Ibu Siti (43), tampak antusias memilih-milih takjil di Jalan Kenanga untuk berbuka puasa. Sambil menggendong anaknya yang kecil, dia menelusuri deretan gerai yang dipenuhi dengan berbagai hidangan lezat yang khas Ramadan.

"Saya sangat senang bisa berbelanja takjil di sini setiap hari. Ada begitu banyak pilihan makanan enak untuk berbuka puasa, dan harganya pun terjangkau. Selain itu, suasana di sini begitu ramai dan ceria, membuat saya merasa lebih terhubung dengan komunitas dan semakin bersyukur akan kebersamaan di bulan Ramadan ini,” ujar Ibu Siti, Selasa (2/4/2024).

Taman Pecut di Kota Blitar menjadi tempat favorit bagi para fotografer dan konten kreator untuk menangkap momen-momen indah Ramadan. Dengan latar belakang tangan mengepal menggenggap pecut, taman ini menciptakan suasana yang menakjubkan untuk mengabadikan kehangatan dan keceriaan bulan suci ini.

"Taman Pecut adalah tempat yang sempurna untuk berburu foto-foto Ramadan. Saya selalu terinspirasi oleh kemegahan patung pecut raksasa dan kegiatan sosial yang terjadi di sini. Setiap sudut taman menawarkan potret yang menakjubkan, mulai dari bazar takjil yang ramai hingga keluarga yang berkumpul untuk berbuka puasa bersama. Saya merasa terberkati bisa berbagi keindahan ini melalui karya fotografi saya,”  ujar Bima, fotografer yang begitu menikmati aktifitas ngabuburit di Taman Pecut.

Ya, Kota Blitar, sebuah kota kecil yang mempesona dengan sejarah megahnya, juga menawarkan potensi luar biasa dalam sektor pariwisata. Di antara pesonanya, Taman Pecut menjulang tinggi sebagai destinasi unggulan yang memikat hati para pengunjung dan wisatawan.

Baca Juga : Libur Panjang Lebaran, Ini Kesiapan DLH Kota Malang

Terletak di pusat Kota Blitar, taman yang indah ini bukan sekadar tempat rekreasi biasa. Lebih dari itu, Taman Pecut mengajak kita dalam perjalanan melihat keelokan bangunan buatan manusia yang mempesona dan kisah mistis yang menyelimutinya. Di balik gemerlap air mancur yang memukau, Taman Pecut menggabungkan modernitas dengan warisan sejarah, menjadikannya salah satu destinasi yang tak terlupakan di Kota Blitar Bumi Bung Karno.

Taman Pecut bukan hanya tentang keindahan fisik, tetapi juga tentang cerita mistis dan sejarah yang menawan. Tempat ini menjadi panggung bagi keelokan alam dan kekuatan legenda yang bersatu dalam kemegahan kota.

Asal nama "Taman Pecut" terinspirasi oleh sebuah patung yang memukau: tangan gagah yang memegang pecut, dikelilingi oleh pancaran warna air mancur yang mempesona. Menurut legenda, pecut ini adalah perwujudan dari Pecut Samandiman, sebuah pusaka yang digunakan oleh Bupati Blitar ketiga, KPH Sosrohadinegoro. Pusaka ini menjadi penangkal lahar Gunung Kelud, mencerminkan keberanian dan kekuatan dalam menjaga kota dari bahaya alam.
KPH Sosrohadinegoro, atau yang biasa disebut Kanjeng Jimat, adalah sosok pemimpin yang amat disegani di Blitar. Dia dikenal sebagai pemimpin yang cakap dan memiliki kesaktian yang luar biasa. Dengan pecut Samandiman, konon dia mampu mengusir lahar Gunung Kelud hanya dengan sekali lecutan, suara pecutnya menggelegar sampai ke angkasa, dan aliran lahar pun terbelah menjadi dua.

Sejarah Kabupaten Blitar sejak 1830 mengisyaratkan bahwa KPH Sosrohadinegoro adalah bupati yang paling keramat. Pusaka pecut Samandiman, yang diperolehnya dengan tirakat yang berat, menjadi bagian tak terpisahkan dari legenda Blitar. Bahkan, legenda menyebutkan bahwa kekeramatannya membuatnya tidak menikah seumur hidup.

Taman Pecut bukan sekadar taman biasa, ia adalah cerminan dari kekuatan legenda dan keelokan batu rancangan manusia yang mempesona. Di antara gemerlap air mancur dan pepohonan yang rimbun, cerita mistis dan sejarah yang menawan tetap hidup, mengundang pengunjung untuk menjelajahi dan menemukan keajaiban di setiap sudutnya.


Topik

Wisata pasar takjil taman pecut kota blitar alun-alun kota blitar rekomendasi ngabuburit



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya