JATIMTIMES - Paska ditemukan di wilayah Surabaya, laporan hilangnya Bela Aknisia hingga kini masih terus didalami oleh kepolisian Polsek Sumberpucung. Remaja 15 tahun tersebut ditemukan di Surabaya, setelah sempat dilaporkan hilang selama seminggu bersama dengan seorang pria yang diduga merupakan pacarnya.
Kapolsek Sumberpucung AKP Lukman Hudin mengungkapkan, korban ditemukan di Surabaya pada Minggu (25/2/2024) malam dalam keadaan selamat. "Benar (ditemukan bersama pacarnya), kemarin (Minggu, 25/2/2024) sudah dijemput oleh keluarganya sendiri," tutur Lukman.
Baca Juga : Akseoris Etnik Ini Cocok Jadi Pelengkap Fashion Kalian
Sebagaimana diberitakan, korban dikabarkan hilang sejak Sabtu (17/2/2024). Sebelum hilang, korban sempat dijemput oleh temannya yang merupakan seorang perempuan kemudian pergi bermain ke Stadion Kanjuruhan.
Setibanya di sana, keduanya sempat berpisah. Temannya yang sempat menjemput korban tersebut pulang, sedangkan korban bersama teman perempuan lainnya.
Semenjak saat itu, korban tak kunjung pulang ke rumah orang tuanya yang berlokasi di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Sekitar lima hari setelah mencari keberadaan korban namun tak kunjung ditemukan, kejadian tersebut akhirnya dilaporkan ke Polsek Sumberpucung pada Kamis (22/2/2024).
Hingga akhirnya pada Minggu (25/2/2024) polisi mengkonfirmasi korban telah ditemukan. Usai dijemput oleh pihak keluarga, polisi kemudian melakukan pendalaman termasuk menggali keterangan dari korban.
"Masih penyelidikan," ucap Lukman saat dikonfirmasi apakah pacar korban telah ditetapkan sebagai tersangka.
Perkembangan pendalaman polisi, korban diduga memang pergi bersama kekasihnya ke Surabaya. Namun beberapa hari setelah kejadian tersebut, korban memilih untuk pulang ke rumah saudaranya yang berada di Surabaya.
Orang tua korban yang mengetahui keberadaan putrinya akhirnya menjemputnya. Dikabarkan saat ini, Selasa (27/2/2024) korban telah berada di kediaman orang tuanya yang berlokasi di Kabupaten Malang. "Di jemput sama keluarganya di saudaranya di Surabaya, dan sekarang sudah pulang ke rumahnya," imbuh Lukman.
Baca Juga : Sinar dari Mulut 4 Sahabat Bantu Pasukan Muslim Menangi Peperangan
Usai dijemput oleh pihak keluarga pada Minggu (25/2/2024) itulah, polisi melakukan pendalaman terkait laporan hilangnya korban. Termasuk meminta keterangan dari yang bersangkutan.
"Sudah kita datangi ke rumahnya. Keterangan dari anaknya yang pergi tersebut, selama pergi tidak terjadi hal-hal yang jelek pada gadis tersebut," ungkap Lukman.
Korban beralasan, dirinya nekat pergi meninggalkan rumah karena sering dimarahi oleh orang tuanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kedua orang tua korban telah bercerai.
Semenjak perceraian tersebut, korban sempat tinggal bersama ibu kandungnya. Hingga akhirnya, sekitar enam bulan belakangan, korban tinggal bersama ayahnya di Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
"Perginya (korban) itu bukan di bawa lari (pacarnya), tetapi memang (keinginan) dari gadis tersebut. Pergi dari rumah karena sedang tidak cocok dengan orang tuanya, katanya sering di marahi oleh bapaknya," pungkas Lukman.