free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Kebakaran Gunung Arjuno Meluas, Helikopter Water Bombing Diterjunkan dalam Pemadaman

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

04 - Sep - 2023, 02:27

Loading Placeholder
Personel gabungan saat berupaya memadamkan kebakaran di Gunung Arjuno. (Foto: Humas Polres Malang for Jatim Times)

JATIMTIMES - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno hingga Minggu (3/9/2023) belum juga padam. Sebaliknya, titik api baru justru ditemukan di sejumlah wilayah.

Terpantau, setidaknya ada 26 titik api baru di kawasan Gunung Arjuno yang berlokasi di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Sementara, helikopter water bombing diterjunkan guna memaksimalkan pemadaman.

Baca Juga : Polisi Situbondo Sita 119 Botol Miras dan Bina 2 Pemuda Mabuk saat Patroli

Perkembangan upaya pemadaman kebakaran di Gunung Arjuno tersebut disampaikan Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik saat dikonfirmasi Minggu (3/9/2023). "Hari ini telah dilakukan pemadaman kebakaran di Gunung Arjuno. Ada 26 titik api baru di wilayah Singosari," ungkapnya.

Titik api baru di kawasan Gunung Arjuno tersebut tepatnya terjadi di Jurang Sriti atau sebelah selatan Pos Gombes. "Tadi ada sekitar 15 personel gabungan yang diberangkatkan ke titik api di wilayah Singosari," imbuhnya.

Pemadaman api sempat mengalami beberapa kendala lantaran medan yang terjal dan susah dijangkau. Selain itu, titik kebakaran juga berada jauh dari sumber air.

"Hari ini (Minggu, 3/9/2023) juga dilakukan water bombing sebanyak 13 kali di wilayah Singosari sehingga sempat menimbulkan asap tebal," ucapnya.

Hingga kini  personel gabungan dari Polres Malang, TNI, Perhutani hingga relawan masih disiagakan untuk melakukan upaya antisipasi sekaligus penanganan kebakaran di Gunung Arjuno. "Rencananya besok (Senin, 4/9/2023)  pemadaman akan kembali dilanjutkan," tukasnya.

Baca Juga : Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno Kini Berstatus Tanggap Darurat, Warga Wajib Waspada

Sebagaimana diberitakan, kebakaran di kawasan Gunung Arjuno diduga disebabkan aktivitas perburuan liar. Berdasarkan pendalaman pihak kepolisian, para pemburu liar tersebut melakukan aktivitas perburuan yang diduga dengan sengaja membakar hutan pada Jumat (25/8/2023) malam.

Sebelumnya, personel gabungan yang terlibat dalam antisipasi sekaligus pemadaman juga memanfaatkan drone hingga aplikasi SiPongi untuk memaksimalkan patroli di Gunung Arjuno. Helikopter water bombing juga diterjunkan guna mengoptimalkan pemadaman.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---