JATIMTIMES - Viral curhatan di Twitter soal adanya ratusan calon mahasiswa baru (maba) di Universitas Brawijaya (UB) mengundurkan diri. Bahkan disebutkan jika maba yang telah mengundurkan diri berjumlah 400 lebih.
Kabar tersebut disampaikan oleh akun Twitter @sbmptnfess. Dalam cuitannya, para maba UB itu memutuskan untuk mengundurkan diri setelah pengumuan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Baca Juga : Mahasiswa Unram Diusir Warga saat KKN, Gegara Sebut Tak Ada yang Cantik di Desa Kayangan
Akun pengunggah lantas mempertanyakan alasan calon maba UB banyak yang mengundurkan diri. Ia juga menunggah tangkapan layar mengenai informasi ratusan calon maba UB mengundurkan diri usai pengumuman SNBT.
"Ptn! INI KENAPA MENGUNDURKAN DIRI?," cuit akun @sbmptnfess, dikutip Senin (24/7/2023).
Sontak, kiriman tersebut langsung mendapatkan respons dari warga Twitter. Banyak dari mereka yang menjelaskan alasan para maba mengundurkan diri usai dinyatakan lolos PTN.
"Gak ub aja sih, rata2 ptn sekarang pas pembagian biaya ukt gak sesuai kemampuan orang tua, apalgi pns, dikira pns gedek kali ya gajinya? Padahal boro2 anyng, malah yg pengusaha tu bnyk duit dapat ukt kecil," balas @jungim**
"jangan salahkan yg mengundurkan diri, kalian tidak tau ukt yg mereka dapetin sesuai atau ga sama kemampuan ortunya, dunia adil hanya untuk si kaya," balas @Taehyaun***
"Temen ak salah satunya. Dia mengundurkan diri krn nggak keterima kipk. Meskipun dpt UKT gol 1 (500k), tapi berat di biaya hidupnya juga nanti di sanaa," balas @user**.
Terkait hal tersebut, pihak UB buka suara. Kepala Sub Bagian Humas dan Kearsipan Universitas Brawijaya Kotok Gurito membenarkan narasi dalam unggahan tersebut. Dalam data yang dikirimkan Kotok, sebanyak 83 calon maba dari jalur Seleksi Mandiri Berbasis Prestasi (SNBP) atau 11,5 persen dari penerima, tidak melakukan registrasi ulang.
Baca Juga : Bukan hanya dengan Kampus Luar Negeri, Unisma Perluas Kerja Sama dengan Pemda di Thailand
Sementara calon maba yang tidak daftar ulang melalui jalur SNBT adalah 430 orang atau 17,5 persen. Ia mengatakan mahasiswa baru yang tidak melakukan daftar ulang berarti dinyatakan mengundurkan diri.
Terkait alasan di balik pengunduran diri tersebut, Kotok menyebutkan karena mereka sudah diterima di perguruan tinggi lain. "Alasan utama diterima di kampus lain atau perguruan tinggi kedinasan," kata Kotok, dikutip dari Kompas.com, Senin (24/7/2023).
Kendati demikian, ia memastikan bahwa calon maba dan sekolah asalnya tidak akan mendapatkan sanksi. "Tidak ada sanksi," jelas dia.
Hingga kini, UB masih membuka pendaftaran seleksi mandiri menggunakan nilai UTBK gelombang II. Pendaftaran seleksi mandiri UB ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang mengikuti UTBK 2023.
Dikutip dari laman resminya, pendaftaran dibuka sejak 20 Juli dan akan ditutup pada Senin (24/7/2023) pukul 11.59 WIB. Bagi calon mahasiswa yang berminat, pendaftaran dilakukan melalui laman https://admisi.ub.ac.id dan melengkapi data yang diminta. Biaya pendaftaran untuk mengikuti seleksi mandiri UB gelombang II adalah sebesar Rp 350.000.