JATIMTIMES - Turen Indah Group meresmikan sekaligus menyerahkan wakaf Masjid Al Musabbihin yang berlokasi di area Perumahan Assalam Residence, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bululawang.
Dalam agenda yang berlangsung pada Senin (3/4/2023) tersebut, pihak Turen Indah Group juga memberikan beberapa paket santunan kepada fakir dan miskin.
Baca Juga : Gratis dan Instgramable, Sungai Lodagung Tempat Asyik untuk Ngabuburit di Blitar
"Kegiatan hari ini yaitu serah terima wakaf masjid di perumahan Assalam. Jadi juga sekaligus penandatanganan (peresmian Masjid Al Musabbihin) sama wakaf ke MWCNU Bululawang, karena wilayahnya sini adalah Kecamatan Bululawang. Tujuannya yaitu supaya secara legalitas nanti sudah ikut dalam badan hukum NU," kata Dirut Turen Indah Group, Makhrus Sholeh saat ditemui di sela agenda, Senin (3/4/2023).
Dalam sejarahnya, diterangkan Makhrus, pemilik tanah sebelumnya telah mewakafkan untuk pembangunan masjid. Sedangkan Turen Indah Group sebagai pengembang, berinisiatif untuk pembangunannya.
"Dulu dari pemilik tanah mewakafkan tanah ini untuk masjid, kami sebagai pengembangnya yang membangun masjid-nya. Luasmya sekitar 350-an meter persegi, nantinya akan ada dua lantai," terangnya.
Saat ini, proses pembangunan masjid dua lantai tersebut nyaris selesai 100 persen. Tinggal lantai dua yang perlu dilanjutkan dan disempurnakan tahap pembangunannya.
"Masjid-nya sudah bisa ditempati untuk yang lantai satu, tinggal yang lantai dua. Lantai satu pembangunan berlangsung sekitar satu tahun, kemungkinan sekitar satu tahun lagi lantai dua juga sudah bisa selesai," imbuhnya.
Meski tahap pembangunan masih terus disempurnakan, namun, diterangkan Makhrus, fasilitas pendukung di masjid Al Musabbihin telah terpenuhi. Yakni mulai dari kamar mandi, tempat wudlu, hingga lahan parkir.
"Sudah lengkap, kamar mandinya ada 12, sehingga sudah bisa ditempati," tuturnya.
Lokasi yang strategis, yakni berada di jalur provinsi serta berada di kawasan perumahan dan pertokoan, membuat fasilitas lahan parkir yang disediakan oleh Turen Indah Group cukup luas dan memadai.
Baca Juga : Pengasuh Pusat Ma'had Al Jami'ah UIN Malang Tutup Usia, Rektor dan Ketua PWNU Jatim Ungkap Sosoknya
"Ini berada di jalur provinsi, sehingga masjid ini parkirannya luas, bisa menampung sampai 100 mobil. Nantinya juga tersambung sama pertokoan, nanti dibelakangnya baru perumahan. Jadi cocok sekali kalau ada yang mau investasi rumah di sini," terangnya.
Secara kapasitas, Masjid Al Musabbihin bisa menampung hingga 300 jamaah. "Konsep masjid secara garis besar sama seperti masjid pada umumnya, tapi lebih ke konsep modern. Jadi lebih praktis dan ceria. Di sini bisa muat sekitar 150 jamaah setiap lantainya, sehingga nanti bisa muat untuk 300-an jamaah. Juga ada fasilitas kamar mandi, jadi pengunjung juga bisa mandi di fasilitas yang telah disediakan di masjid," bebernya.
Makhrus berharap, keberadaan Masjid Al Musabbihin bisa dimanfaatkan untuk beribadah baik bagi pengguna jalan yang melintas maupun warga setempat. Selain itu, juga akan disediakan konsumsi bagi pengguna jalan yang beristirahat sejenak ke masjid sebelum melanjutkan perjalanan.
"Harapannya masyarakat yang lewat jalur sini bisa berjamaah di masjid ini. Nanti juga ada pertokoan hingga rumah makan. Jadi seperti tempat transit semacam rest area. Nanti setiap waktu kita siapkan teh dan kopi, jadi untuk orang yang lelah bisa istirahat sambil ngopi di sini," tukas Makhrus sembari menyebut jika mulai Senin (3/4/2023) setelah diresmikan Masjid Al Musabbihin telah resmi digunakan untuk beribadah.
Sekedar informasi, dalam agenda santunan fakir miskin sekaligus peresmian dan penyerahan wakaf Masjid Al Musabbihin, juga turut dihadiri oleh beberapa tamu undangan.
Diantaranya mulai dari Bupati Malang, HM Sanusi; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang, Fadhol Hija; Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Timur, Marzuki Mustamar; Ketua PCNU Kabupaten Malang, Hamim Kholili; hingga Ketua DMI Kabupaten Malang, Imam Sibaweh.