JATIMTIMES - Baru-baru ini beredar video yang menarasikan seorang terapis tumbuh kembang anak di salah satu Rumah Sakit (RS) Depok menganiaya pasien anak. Dalam unggahan video akun @kamerapengawas.id terlihat seorang pria memakai kaus kuning diduga terapis tumbuh kembang di suatu RS mengapit dan mengunci kepala serta tangan anak berusia 2 tahun 10 bulan menggunakan kaki. Sambil mengapit anak tersebut, terapis juga terlihat bermain Hp.
Terdengar juga sang anak yang diapit pria tersebut menangis meronta-ronta. Kaki si anak nampak bergerak-gerak. Sedangkan tangan anak juga terlihat ditindih oleh kaki pria tersebut sehingga tak bisa bergerak.
Baca Juga : Viral, Pria Berkalung Salib dan Bertato Yesus Ikut Nyanyikan Lagu Religi Opick
Dari penjelasan oleh akun tersebut, anak kecil dalam video itu mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD) atau yang lebih sering disebut autisme. Anak tersebut dibawa orang tuanya ke suatu rumah sakit di Depok untuk dilakukan terapi wicara. Namun, bukannya diterapi, anak malah disiksa.
"Anak kecil ini di jepit kepalanya sampai nangis jerit-jerit tapi terapisnya malah asik main HP. Hal ini sudah di komunikasikan ke pihak rumah sakit tapi sampai saat ini tidak ada tindakan dari manajemen RS tersebut," tulis keterangan akun tersebut.
Dalam penjelasan akun itu dijelaskan insiden terjadi Selasa (14/2/2023) siang. Usai kejadian itu, orang tua anak juga sempat menegur terapis tersebut. Namun terapis berdalih main Hp karena sedang diklat.
Hingga Selasa (14/2/2023) malam, anak yang diduga dianiaya tersebut mengalami keresahan dan takut. Sang anak disebut nangis ketakutan dan minta digendong terus. Unggahan video itu pun menyita perhatian warganet. Banyak dari mereka yang menghujat aksi terapis tersebut.
"kirain bapak nya cernyata terapis nya," @dinameir***
"Penjara in sih ini.. Kekesan terhadap anak. Apalagi anak kebutuhan khusus n dia seorang terapis. Biar kapok," @wellyand***
"Pen mukul liat nya," @razflyarf***
"Astagfirullah, ya allah hati rasa keiris," @selvieseptiy***
"Liat nafas anaknya di perut smpk kyk gitu...bisa mati oeyyy," @you_mey***
"Gak kebayang setahu saya biasanya terapi itu butuh waktu 10 - 15 menit nah ini dikunci seperti itu tenaga orang dewasa sama balita jelas ga sepadan," @satriya_sri_sed***