free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Ponpes di Supiturang Ini Tak Mau Dievakuasi, Padahal di Zona Merah Erupsi Gunung Semeru 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

05 - Dec - 2022, 18:10

Loading Placeholder
Pria yang diduga pemimpin ponpes yang tak mau dievakuasi dari erupsi Gunung Semeru (foto: @syaifularieef)

JATIMTIMES - Beredar video viral di TikTok yang memperlihatkan pemimpin Pondok Pesantren di Desa Supiturang, Lumajang tak mau dievakuasi. 

Dalam video unggahan @syaifularieef itu nampak tim evakuasi tengah mendatangi ponpes itu. Satu santri melawan dan tak mau dievakuasi. Sementara dua santri yang berada di luar gedung terlihat gelisah dan ragu-ragu saat akan mengikuti tim evakuasi. 

Baca Juga : Titik Terang Kasus Kematian Prada Indra Akhirnya Terungkap

Kemudian tim evakuasi pun masuk ke dalam ponpes dan bertemu seorang pria memakai pakaian serba putih, mulai sarung, baju koko hingga kopiah. 

"Kalau terjadi apa-apa saya yang akan bertanggung jawab. Ojo koyok ngene (jangan seperti ini)," kata pria berpakaian serba putih tersebut. 

"Rekamen wes (rekam saja), santri juga direkam, iya," kata pria yang diduga pemimpin ponpes tersebut. 

Kemudian tim evakuasi yang diwakili dari tim polsek menegaskan kembali bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan untuk evakuasi. 

"Ya, saya terima kasih, tapi kalau masalah ini, insyaAllah saya bisa (bertanggung jawab)," kata pria berpakaian putih itu. 

Lantas tim evakuasi kembali menegaskan di depan kamera sebagai bentuk bukti.  

"Bapak ini mengeluarkan pernyataan sikap bahwa ini urusan beliau, masalah keselamatan santri beliau itu urusannya masalah beliau. Begitu. Kita sudah melakukan hal semaksimal mungkin," tegas salah seorang tim evakuasi. 

Menurut pria berpakaian serba putih itu, ada sejumlah 15 orang yang tidak mau evakuasi. 

"Nanti tidak ada tuntutan apapun nggih," tegas tim evakuasi kepada pria tersebut. 

"Ya tidak ada," tandas pria berpakaian serba putih itu. 

Saat tim evakuasi keluar dari pondok nampak satu santri berada di luar gedung tengah bingung dan ragu-ragu akan ikut tim evakuasi. 

Namun tiba-tiba pria berpakaian serba putih itu keluar dari pintu dan mengajak masuk santri tersebut. Sontak santri itu pun lari kembali masuk ponpes dan urung mengikuti tim evakuasi. 

Baca Juga : Pemkab Lumajang Tetap Masa Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Video itu pun menuai perhatian dari warganet. Pasalnya ekspresi santri yang berada di luar ponpes itu nampak aneh. 

"Ada sesuatu, santrinya kayak gugup gitu, selidiki lagi," @cahy*. 

"Santrinya mau ikut, tapi...," @Ultramil***.

"Ya Allah kasihan santrinya yang pingin menyelamatkan diri tapi takut sama ketua ponpes. Ini bencana alam pak jangan dilawan tapi diikuti, semoga Allah selalu melindungi," @ HennyDel**.

"Kasihan yang pake topi mau ikut malah dilarang," @MelaKristi**. 

Belakangan diketahui, sejumlah 16 orang yang berada di Ponpes Nurul Barokah, di Desa Supiturang, Lumajang itu dievakuasi paksa oleh petugas gabungan dan relawan. Setelah dibujuk oleh petugas, akhirnya beberapa orang mau dievakuasi. 

Desa Supiturang merupakan wilayah yang terdampak awan panas dari semburan Gunung Semeru. Viral di media sosial petugas mengalami kesulitan dalam evakuasi karena penghuni bersikeras untuk tetap di ponpes. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---