JATIMTIMES - Menindaklanjuti launching program Unit Layanan Disabilitas (ULD), Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi sebagai inisiator berniat melakukan ULD secara terintegrasi.
Menurut Suratno, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi dengan adanya ULD pihaknya berharap agar aktivitas pemberian layananan kepada penyandang disabilitas lebih menyatu. Banyuwangi akan mengawali dengan memanfaatkan perkembangan ilmu teknologi pendekatan digital dengan program satu data.
Baca Juga : Wisuda Periode V Tahun 2022, UIN Malang Kukuhkan 800 Wisudawan Sarjana dan Pascasarjana
”Sehingga satu anak akan bisa kita keroyok bareng-bareng untuk pemenuhan kebutuhan dasar baik pendidikan, kesehatan, perumahan, advokasi hukum yang dibutuhkan dan lain sebagainya. Sehingga pemenuhan hak-hak disabilitas di Banyuwangi semakin bagus lagi. Selama ini sudah jalan tetapi memang masih parsial. Dengan adanya ULD akan mampu menjadi rumah bersama,” jelas Suratno.
Menurut dia salah satu permasalahan yang ada seperti yang disampaikan oleh Bupati Banyuwangi adalah kebutuhan kantor yang reprsentatif dan akan koordinasi dengan Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman agar menjadikan program prioritas untuk tahun 2023.
Selanjutnya Pak Ratno menuturkan pihaknya memiliki 250 guru pembimbing khusus yang terbiasa memberikan layanan kaum berkebutuhan khusus dalam bidang pendidikan.”Tentunya akan membutuhkan sinergitas dan kolaborasi dengan Dinas Sosial, Dinas Kependudukan, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga serta instansi terkait lain dalam memberikan layanan yang terintegrasi,” tambahnya.
Lebih lanjut dia berharap Banyuwangi mampu menjadi rumah yang menyenangkan buat siapapun termasuk kaum disabilitas. Termasuk semua hak mereka terpenuhi, tidak ada ketakutan, tidak ada kekhawatiran dan tidak ada hambatan dalam memenuhi hak-hak dasarnya termasuk masalah pekerjaan.
Sebelumnya diberitakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sudah merancang menjadi kota inklusi yang ramah dan menjamin kesamaan hak bagi disabilitas di semua sektor pembangunan.
Baca Juga : Unit Layanan Disabilitas Semakin Menguatkan Banyuwangi Sebagai Kabupaten Inklusi
Ungkapan tersebut disampaian oleh Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi saat membuka Festival Kita Bisa yang mengambil tema “Membangun Pendidikan Inklusi Dengan Kolaborasi Tanpa Batas“ dan Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) di Panti Asuhan SlB YKPTI Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (03/12/2022).
“Kami akan terus mendukung program-program inklusi di Banyuwangi dan kedepan sudah mempunyai planning bagaiman kota kita ini kota yang ramah disabilitas. Beasiswa juga kita siapkan dan sekolah-sekolah semua sudah berbasis inklusi,” jelas Bupati Ipuk.