JATIMTIMES - Tak akan ada yang tau, kapan ajal akan datang menjemput. Seperti yang terjadi di angkringan sawah, Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung ini.
Seorang kakek yang dikehendaki berinisial BD (69) warga Dusun Sumber, RT 001 RW 006, Desa Notorejo, Kecamatan Gondang ini.
Baca Juga : Sambut HUT Ke-59 Korem 081/DSJ, Kodim 0808/Blitar dan PMI Baksos Donor Darah
"Benar, terjadi peristiwa orang meninggal dunia di angkringan sawah," kata Kapolsek Gondang, AKP Randhy Irawan melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Anshori.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (24/11/2022) pukul 09.25 wib.
"Awalnya sekitar jam 08.00 wib, korban ini menyemprotkan obat pupuk di sawah satu jam kemudian langsung lemas," ujarnya.
Begitu lemas, BD langsung ditolong warga untuk istirahat di angkringan sawah. Namun, pada sekira pukul 09.25 Wib, ia meminta saksi yang bernama Muhaimin untuk memijat pundak.
"Saat saksi memegang pundak, saat itu ia tertunduk lemas, kemudian saksi ini memanggil temannya," ungkap Anshori.
Teman yang dipanggil ini diketahui bernama Sumaji, dan ketika dicek saat itu BD sudah tidak bernyawa.
Baca Juga : LPBHNU Kota Malang Cegah Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak di Lembaga Pendidikan Agama
"Para saksi ini, kemudian melaporkannya ke Pemdes Notorejo, yang kemudian Pemdes Notorejo menghubungi Polsek Gondang," jelasnya.
Dari keterangan anak BD, ia tidak mempunyai riwayat sakit tetapi sudah seminggu belakangan sering batuk dan tidak enak badan.
"Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan bahwa menghendaki untuk tidak dilakukan autopsi. Hasil olah TKP dan pemeriksaan kondisi jenazah yang dilakukan gabungan team Inafis Polres Tulungagung dan Bidan tidak ditemukan adanya unsur-unsur kekerasan," pungkasnya.