JATIMTIMES - Xi Jinping kembali terpilih sebagai pemimpin China untuk ketiga kalinya, Minggu (23/10/2022). Ia terpilih melalui Kongres Partai Komunis China yang telah berlangsung selama satu pekan ini dan diikuti oleh 2.400 delegasi.
Diketahui, Xi Jinping terpilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis China (PKC) dalam pemungutan suara tertutup. Sehingga ia hampir dipastikan kembali menjabat sebagai Presiden China yang akan diumumkan pada Maret 2023 mendatang,
Baca Juga : Jelang Kongres Pemilihan Ketua Askot PSSI Kota Batu, Punjul Mendadak Mundur dari Pencalonan
Usai terpilih, Xi Jinping juga mengatakan bahwa China akan menjadi negara yang terbuka dan bersedia berkolaborasi dengan dunia. "China tidak dapat berkembang dalam isolasi dari dunia, dan dunia juga membutuhkan China untuk perkembangannya," kata Xi Jinping seperti dikutip CNN, Minggu (23/10/2022).
Disebutkan Xi Jinping juga bahwa pintu China ke dunia akan semakin lebar. Namun pernyataan dari Xi Jinping dinilai bertolakbelakang dengan realita. Sejak Covid-19 melanda, China menutup perbatasannya dengan negara asing.
Dalam penutupan pidatonya, Xi Jinping menekankan peran sentral PKC yakni memperluas kontrol negara atas masyarakat, termasuk ekonomi. "Partai Komunis China sekali lagi memulai perjalanan baru di mana ia akan menghadapi ujian baru," ungkapnya.
Baca Juga : Disebut Partai Kadrun karena Dukung Anies, Surya Paloh: Memang Lucu Bangsa Ini
Dalam Kongres PKC tersebut Li Keqiang dicopot dari posisi perdana menteri. Sebagai pejabat nomor dua di China, Li adalah pendukung reformasi berorientasi pasar. Sementara Xi Jinping fokus memperluas kontrol negara dalam hal ekonomi.