Estetik dan Higienis, Kreasi Besek Warga Jombang ini Cocok untuk Kemasan Makanan | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Estetik dan Higienis, Kreasi Besek Warga Jombang ini Cocok untuk Kemasan Makanan

Sep 12, 2022 15:30
Rantang besek bambu buatan Aris Susanto. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)
Rantang besek bambu buatan Aris Susanto. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)

JATIMTIMES - Jika kalian memiliki usaha kuliner, tidak ada salahnya mencoba kreasi besek yang satu ini sebagai kemasan makanan. Besek buat warga Jombang ini sangat unik, estetik dan tentunya higienis sehingga cocok untuk kemasan kuliner.

Besek memang sedari dulu sudah dikenal sebagai wadah makanan yang terbuat dari anyaman bambu. Biasanya besek ini berbentuk kotak persegi untuk tempat makanan dengan dilengkapi penutup yang juga dari anyaman bambu.

Baca Juga : Ciamik, Mahasiswa Ini Buat Daun Kelor dan Mangkokan Jadi Permen Vitamin Rambut

Namun, melalui tangan dingin Aris Susanto (38), besek bambu tersebut tidak hanya dibuat sebatas kotak persegi. Ia membuat berbagai kreasi kemasan kuliner dari besek bambu. Mulai besek bentuk kotak untuk hajatan, aneka jenis rantang, keranjang sovenir hingga wadah nasi tumpeng yang semuanya berbahan besek bambu.

"Di produk kita ini besek bambu untuk kemasan kuliner. Baik mulai kelas ekonomi hingga kelas premium. Bentuknya besek untuk kotak nasi, hampers, kotak hantaran dan aneka rantang mulai kotak bulat hingga oval kita kerjakan," ujarnya saat ditemui wartawan di rumahnya, Dusun Purjo, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Jombang, Senin (12/09/2022).

Untuk membuat aneka kreasi besek itu, suami dari Etika (36) ini menggunakan bambu apus atau pring apus. Aris khusus memilih ruas bambu bagian tengah karena bersifat elastis sehingga mudah untuk dibentuk.

Bambu pilihan itu dipotong tipis sebagai bahan anyaman. Nah, anyaman bambu besek milik Aris ini memiliki ciri bentuk yang berpola. Seperti anyaman klasik, zig-zag, hingga anyaman berbentuk rongga-rongga yang membuat besek lebih cantik dan estetik.

Berikutnya, anyaman bambu itu dibentuk sesuai dengan model barang yang ditentukan. Semisal, dibentuk menjadi rantang, keranjang sovenir ataupun wadah nasi tumpeng. Selanjutnya, besek yang telah jadi dibersihkan dan dihaluskan dari sisa serabut kayu bambu. Baru kemudian dipernis bagian luarnya agar menambah kesan estetik.

"Keunggulan kita itu dari kehigienisan. Jadi produk itu kalau bersih kan secara langsung higienis. Kedua, kita memperhatikan fungsi dari produk. Misalkan, produk-produk kita buat memang ada fungsinya. Yang ketiga keunggulannya kita gunakan yang alusan dan sudah finishing. Kita juga punya sertifikat halal, karena memang kita berhubungan dengan kuliner," kata bapak anak dua tersebut.

Aris baru 2,5 tahun ini menggeluti bisnis besek untuk kemasan kuliner. Sejauh ini, ia sudah melayani pelanggan dari seluruh wilayah Indonesia hingga mancanegara.

Baca Juga : Ciamik, Mahasiswa Ini Buat Daun Kelor dan Mangkokan Jadi Permen Vitamin Rambut

Kerajinannya tersebut biasa dipesan oleh reseler. Juga pesenan kerap datang dari kalangan rumah makan, katering hingga restoran hotel mewah. "Untuk pemasaran kita banyak dari reseler-reseler. Kalau untuk pengiriman mulai dari Papua hingga Aceh, hampir menyeluruh. Kita beberapa kali juga kirim luar Indonesia, terutama Malaysia dan Singapura," ucap mantan buruh pabrik kayu tersebut.

Aris mengaku, setiap hari pesanan produknya tak pernah sepi. Oleh karena itu, ia menargetkan sehari bisa memproduksi 200 biji kerajinan besek berbagai jenis produk. Saat ini ia dibantu sebanyak 30 karyawan.

Dikatakan Aris, harga besek buatannya bervariasi dari kelas ekonomi hingga premium. Yaitu mulai harga Rp 2.500 - Rp 200.000.

"Omzet tidak tentu. Kalau di bulan-bulan tertentu seperti lebaran dan sebagainya itu kita bisa tembus Rp 20-25 juta. Kalau di bulan-bulan biasa gini sekitar Rp 10-20 juta," pungkasnya.(*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
kerajinan besek UMKM Jombang

Berita Lainnya