JATIMTIMES- Metode pembelajaran homeschooling atau sekolah di rumah menjadi salah satu pilihan orangtua untuk melatih perkembangan kognitif anak.
Apalagi, orangtua dapat memilih sendiri kurikulum dan pengajar sesuai kebutuhan dan ekspektasi orang tua.
Baca Juga : Sosok Rosmadi Andika Pratama, Siswa SMK 2 Jember yang Meninggal Dianiaya Teman Sekolah
Mengingat pada umumnya, perkembangan anak usia sekolah, anak akan dimasukkan ke sekolah formal untuk mendapatkan pendidikan.
Dalam kasus homeschooling ini menjadi pilihan orangtua yang berpendapat bahwa sistem pembelajaran dan kurikulum yang diterapkan dalam homeschooling lebih baik dari sekolah formal.
Saat memutuskan untuk memberikan pendidikan anak melalui homeschooling, tentu Anda harus memikirkan beberapa pertimbangan secara matang.
Pasalnya, terdapat beberapa perbedaan antara homeschooling dan sekolah formal, berikut di antaranya.
1. Biaya Pendidikan
Biaya pendidikan formal yang kian meningkat membuat orangtua memilih homeschooling sebagai pilihan utama.
Pasalnya biaya homeschooling tidak memerlukan uang gedung selangit untuk mendapatkan pendidikan terbaik sehingga orangtua tidak ragu jika putra-putrinya tetap terdidik meski tidak mengenyam sekolah formal.
2. Materi Pembelajaran
Orangtua dibebaskan dalam memilih kurikulum berdasarkan pengetahuan yang sesuai dengan usia anak.
Selain itu, orangtua juga bisa meningkatkan materi belajar pada mata pelajaran yang dikuasai anak mengingat homeschooling tidak melulu berkiblat pada buku teks, melainkan dominan pada penerapan materi yang diajarkan.
3. Perhatian Kepada Anak
Baca Juga : Disnaker Pemkab Blitar Gelar Job Fair, Dibanjiri Ribuan Pencari Kerja
Berbeda dengan sekolah formal, hanya akan ada satu tutor untuk satu murid dalam homeschooling.
Artinya, perhatian tutor atau pengajar hanya akan tertuju pada anak Anda. Jadi, fungsi pengawasan akan sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran anak dan diharapkan kedepan anak mencapai tujuan pendidikan yang dicita-citakan.
4. Lingkungan
Perbedaan dengan sekolah formal, homeschooling memiliki kontrol penuh terhadap lingkungan belajar anak, baik di sekolah atau sesekali di tempat tertentu yang disepakati.
Dengan homeschooling, Anda dapat membatasi atau memperkecil risiko gangguan belajar dan menyediakan waktu agar anak bersosialisasi setelah pelajaran usai.
Apalagi kasus kenakalan remaja tidak akan pernah habis mengingat pengawasan dan lingkungan cenderung lemah sampai terjadi tawuran antar pelajar, narkoba dan kasus kriminal lainnya.
Memilih homeschooling berartu memilih lingkungan, Anda punya kuasa penuh memilih lingkungan pendidikan untuk putra-putri Anda.