JATIMTIMES – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dalam mempromosikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim di Lumajang pada Juni-Juli 2022 mendatang.
Mulai dari penyelenggaran event olahraga hingga dengan melakukan sosialisasi dan promosi di setiap acara. Belakangan semua mobil kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan dibranding dengan tema Porprov VII Jawa Timur.
Baca Juga : Lumajang Bentuk Satgas Tambang Untuk "Habisi" Tambang Illegal, Akankah Berhasil ?
“Setiap OPD 1 mobil dinas yang dibranding, biaya branding kisaran 700 - 900 ribu dan ditanggung OPD masing-masing,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Lumajang, Subechan.
Motto yang dituangkan dalam branding tema Porprov VII Jawa Timur mengandung penyemangat dengan kalimat ‘Lumajang Wani Menang”.
Tulisan tersebut terpampang bersama dengan gambar maskot Si Rancak (Jaran Kencak) di kaca dan body mobil dinas yang ada di Lumajang.
Maskot Si Rancak, dengan Api Obor yang menyala setiap saat bisa kita jumpai berseliweran di jalanan kota Lumajang. Diharapkan dengan ini bisa mengingatkan kepada masyarakat bahwa Lumajang akan menjadi salah satu tuan rumah Porprov Jatim 2022 bersama Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Situbondo.
Wakil Ketua DPRD Lumajang dari Fraksi PPP H. Akhmat S.T., mendukung penuh upaya yang dilakukan Pemkab Lumajang untuk mempromosikan event Porprov tersebut. Ini menurutnya adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa Lumajang mampu menjadi tuan rumah yang baik.
Baca Juga : Gubernur Khofifah Target Penyintas Bisa Mulai Huni Huntara Sebelum Idul Fitri 1443 H
Selain itu, diperkirakan ada sekitar 25.000 tamu dari berbagai kota di Jawa Timur yang bakal datang ke Lumajang saat Porprov Jatim pada Juni 2022. Selain para atlet, pelatih, ofisial, hingga tim medis juga akan berdatangan keluarga, penonton dan simpatisan olahraga.
“Ini harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita, sejak dini sudah harus dipersiapkan untuk menangkap peluang bisnis, misalnya jual kaos tema porprov ataupun promosi wisata dan budaya Lumajang,” ujar H. Akhmat.