SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep Layani Chek Up Gratis kepada Warga Pangarangan | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep Layani Chek Up Gratis kepada Warga Pangarangan

Oct 28, 2021 19:14
Sejumlah pelajar SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep saat berikan layanan kesehatan gratis bagi warga (Foto: Ist/JatimTIMES)
Sejumlah pelajar SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep saat berikan layanan kesehatan gratis bagi warga (Foto: Ist/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menjelang 2 minggu kegiatan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) siswa dan siswi SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep lakukan Bhakti Sosial kepada masyarakat Desa Pangarangan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (28/10/2021).

Bhakti Sosial ini meliputi kegiatan chek up kesehatan oleh siswa dan siswi kepada sejumlah masyarakat utamanya lansia. Sebagai observasi awal dalam menentukan masalah kesehatan yang muncul pada masyarakat. 

Baca Juga : 5 Aplikasi Video Bokeh Android Terbaik yang Harus Dimiliki

Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat, sebanyak 45 orang dari masing- masing dusun yaitu Dusun Sawah Barat, Dusun Sawah Timur, dan Dusun Karambangan, antusias terhadap kegiatan ini. 

Koordinator Kegiatan Chek Up Nurul Aini menyampaikan, sebelum dilakukan chek up meliputi observasi tekanan darah (tensi), dan cek 3 serangkai (GDA, asam urat, dan kolesterol).

"Kami memberikan penyuluhan kesehatan kepada peserta tentang "Pengendalian Hipertensi" berbentuk ceremonial bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat utamanya lansia bahwa penyakit hipertensi sering terjadi kepada individu atau masyarakat terlebih yang sudah lanjut usia karena salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah hipertensi yaitu faktor usia," katanya.

Karena menurutnya, saat ini masih banyak masyarakat yang masih beranggapan bahwa hipertensi tergolong masalah atau penyakit biasa dengan ditandai keluhan yang lumrah terjadi seperti pusing, sakit kepala, dan lemes sehingga masyarakat seringkali mengabaikannya.

"Ada sebagian hanya membeli obat ke toko ataupun apotek dan meminumnya sekali saja setelah tidak ada keluhan berhenti minum obat," tambahnya.

Ditambahkannya, terjadinya hipertensi atau yang biasa disebut dengan "the silent killer" juga disebabkan banyaknya penderita yang pada awalnya tidak mengetahui bahwa mengalami hipertensi sehingga tidak ada upaya pengendalian tekanan darah tinggi, yang akhirnya beresiko dan berdampak pada penyakit yang lebih serius seperti penyakit jantung dan stroke.

"Sehingga dari hal itu, penting sekali memberikan edukasi dan chek up kesehatan kepada masyarakat," jelasnya.

Baca Juga : Sah, Sekdes ASN di Tulungagung Akhirnya Ditarik

Sementara itu, Ketua Kelompok Praktik Komunitas, Moh Noval juga menyampaikan bahwa, dirinya sangat berterima kasih atas bantuan Pemerintah Desa Pangarangan yang telah memberikan kesempatan dalam mensukseskan acara tersebut.

"Karena tanpa adanya pengarahan dan bantuan pihak Pemerintah Desa acara ini tidak akan berjalan sesuai harapan," kata Noval.

Pihaknya berharap dengan waktu yang singkat ini pihaknya berjanji akan memaksimalkan kegiatan praktik komunitas tersebut sebagai lahan pengabdian bagi SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep.

"Semoga setiap kegiatan yang kami lakanakan bermanfaat bagi masyarakat dan bernilai ibadah," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
smk kesehatan mulia husada smk kesehatan sumenep

Berita Lainnya