free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Perwakilan Warga 3 Desa Geruduk Kantor DLH Kota Batu, Gara-Gara Ada Kolam di Area Sumber Gemulo

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Oct - 2021, 04:49

Loading Placeholder
Kolam ikan yang dibangun Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu dekat kawasan konservasi sumber mata air Umbul Gemulo. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Nawakalam dan Malang Corruption Watch (MCW) serta wakil masyarakat di 3 desa yaitu Desa Sidomulyo, Desa Bulukerto dan Desa Punten mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu di Balai Kota Among Tani untuk beraudiensi, Senin (4/10/2021).

Mereka hadir lantaran resah mengetahui adanya dugaan perubahan fungsi lahan di kawasan sumber mata air di Umbul Gemulo, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Sebab mengetahui secara tiba-tiba didapati ada 3 kubangan kolam ukuran 6 meter di dekat sumber.

Baca Juga : Dosen Unisba Blitar Sosialisasikan Aplikasi Yo Sakurga Berbasis Smartphone

Sebab sebelumnya, warga mengetahui kawasan tersebut didapati masih terlihat rimbun dengan tumbuhan. Tetapi saat ini sudah rata dan menyisakan kubangan besar tanpa sepengetahuan warga sekitar.

“Tiba-tiba dibangun di dekat kawasan konservasi. Kalau gak ada laporan kan berpotensi merusak lingkungan,” kata salah satu perwakilan warga Pradipta Indra.

Menurutnya sumber mata air Umbul Gemulo, sangat penting karena digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari dan irigasi oleh sebagian desa di Kota Batu. Selain itu Sumber Umbul Gemulo juga memiliki nilai sejarah yang penting bagi masyarakat utara Brantas.

Terpisah, Kepala DLH Kota Batu Aris Setiawan mengatakan, jika sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Bulukerto. Adanya sebuah kolam, karena ke depan akan ada program lahan konservasi ikan endemik Kota Batu seperti ikan Tombro Punten, ikan Sengkaring hingga ikan Koi.

Baca Juga : Percepat Vaksinasi, Pemkot Kediri Jemput Lansia Pakai Ambulans

“Kolam itu nantinya akan menjadi lahan pemijahan telur-telur ikan yang ada. Nanti jika sudah tumbuh besar, maka akan disebar ke sungai-sungai tematik yang ada di Kota Batu,” ucap Aries.

Bahkan Aries menjamin tidak ada kegiatan pembangunan fisik. Sebab budidaya ikan ini butuh aliran air adaptif dari sungai, ditambah kolamnya juga dari tanah.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---