free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Datangi BNPB, Cak Thoriq Minta Bantuan Korban Gempa Segera Diberikan

Penulis : Moch. R. Abdul Fatah - Editor : A Yahya

18 - Sep - 2021, 16:55

Loading Placeholder
Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq ketika berada di Kantor BNPB Jakarta (Foto : Media sosial)

JATIMTIMES - Setelah menunggu lama, bahkan sudah beberapa kali berkirim surat ke BNPB, Bupati Lumajang akhirnya mendatangi Kantor BNPB di Jakarta.

Kedatangannya, sebagaimana disampaikan sebelumnya, dalam rangka melakukan percepatan realisasi bantuan rehab rumah untuk korban gempa yang terjadi di Lumajang beberapa bulan lalu.

Baca Juga : Jadi Wilayah Pertama & Satu-satunya yang Level 1, Tempat Wisata di Jatim akan Terapkan One Gate System

Usaha pendataan dan verifikasi sebagaimana diminta oleh BNPB sudah dilakukan dengan cermat, bahkan sudah dinyatakan lengkap. Namun sejak April lalu, ketika gempa ini  terjadi, bantuan itu tak kunjung diberikan.

Pada hari Jumat (17/9) kemarin, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mendatangi kantor BNPB di Jakarta dan bertemu dengan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah, M.Pd, MAP, di Jakarta.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Cak Thoriq meminta agar realisasi bantuan untuk korban gempa di Lumajang tidak harus menunggu berkas dari Kabupaten lain yang belum lengkap.

"Saya telah menyampaikan saran kepada Pak Jarwansyah, M.Pd, MAP, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, untuk pencairannya tidak perlu menunggu kelengkapan pemberkasan Kabupaten lain. Jadi, bila Lumajang sudah dinyatakan lengkap pemberkasannya, berharap bisa langsung proses tindak lanjut administrasi realisasi bantuan," tulis Bupati Lumajang Cak Thoriq di akun FB miliknya.

Sebagaimana diketahui, selain Lumajang gempa bumi yang terjadi di Lumajang april lalu juga menyebabkan kerusakan rumah yang cukup besar di wilayah selatan Lumajang dan Kabupaten Malang.

Baca Juga : Bantuan Nyata, Polres Malang Angkat Anak Asuh Yatim Piatu Korban Covid-19

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mengatakan, warga korban gempa sudah terlalu lama berada di rumah hunian sementara yang sempit, bahkan sebagian masih ada yang tinggal di rumah keluarga yang selamat dari gempa.

BNPB, melalui dana APBN akan membeirkan bantuan sampai Rp 50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan parah. Sayangnya bantuan itu tak kunjung terealisasi sampai saat ini.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Moch. R. Abdul Fatah

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---