Jelang Reaktivasi Poedak Galery, Bupati Gresik Kumpulkan 31 Komunitas UMKM | Jatim TIMES

Jelang Reaktivasi Poedak Galery, Bupati Gresik Kumpulkan 31 Komunitas UMKM

Sep 10, 2021 12:30
Bupati Gresik Gus Yani bersama Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy, Kadiskoperindag Agus Budiono dan Ketua TP PKK Nurul Haromaini, bertemua dengan komunitas umkm, Jumat (10/9/2021). (Foto : Syaifuddin Anam/GresikTimes)
Bupati Gresik Gus Yani bersama Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy, Kadiskoperindag Agus Budiono dan Ketua TP PKK Nurul Haromaini, bertemua dengan komunitas umkm, Jumat (10/9/2021). (Foto : Syaifuddin Anam/GresikTimes)

JATIMTIMES - Menjelang reaktivasi Poedak Galery di Jalan Pahlawan Gresik, sebanyak 31 komunitas UMKM dikumpulkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik, Jumat (10/9/2021).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, saat ini Surabaya Raya sudah berada di level 2 persebaran Covid-19. Pemerintah harus bergerak cepat melakukan pemulihan ekonomi. 

Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 10 September 2021, Keluarga Alfahri dalam Bahaya, Dalang Teror Belum Terungkap

Salah satunya, dengan membuka Poedak Galery. Menghadirkan kembali pelaku UMKM di lokasi tersebut. Tentunya, dengan kemasan dan inovasi yang berbeda.

"Sudah saatnya memikirkan pemulihan ekonomi. Tentu disertai dengan serbuan vaksinasi," kata pria yang akrab disapa Gus Yani itu.

Bupati milenial tersebut menambahkan, semenjak diresmikan pada tahun lalu, Poedak Galery hanya beroperasi beberapa bulan. Kemudian, datang wabah Covid-19 yang menyerang segala sektor. Termasuk pelaku UMKM.

Gus Yani menyebut, sentra oleh-oleh khas Gresik menjadi rumah bagi pelaku UMKM. Bahkan, ada penambahan program baru disana. Yakni, klinik revitalisasi ekspor bersama Bea Cukai Gresik.

Tujuannya, mengajak pelaku UMKM berani ekspor serta mengembangkan potensi yang ada. Misalnya, meningkatkan kualitas produk. Meliputi kemasan dan sebagainya.

"Soal izin, nanti urusan pemerintah dan Bea Cukai Gresik. Pelaku UMKM tidak perlu takut produknya diekspor. Yang perlu dilakukan adalah mengembangkan kualitas produk," jelasnya.

Mengenai kepastian UMKM yang bersedia menempati Poedak Galery, Gus Yani menyebut, secara teknis akan dibahas oleh tim dari pelaku UMKM.

"Prinsipnya, Poedak Galery menjadi rumah bersama. Termasuk hadirnya Bea Cukai dan Bank Gresik sebagai suporter terhadap pelaku UMKM," pungkas Gus Yani didampingi Ketua TP PKK Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Baca Juga : Pemerintah Dorong KUR Klaster, Perkuat Daya Tahan UMKM Selama Masa Pandemi

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Agus Budiono menambahkan, sejak pandemi melanda, Poedak Galery tutup total. Tidak ada aktivitas apapun.

"Berkat pak Bupati, Poedak Galery akan dibuka lagi dengan kemasan baru. Tentu tujuannya pemulihan ekonomi nasional," tambah Agus Budiono.

Rencananya, sentra kuliner dan oleh-oleh khas gresik tersebut akan dibuka lagi pada akhir September 2021. Saat ini tengah membahas mengenai teknis bersama pelaku UMKM.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismulyanto menyebut, di Gresik sudah ada produk UMKM yang ekspor keluar negeri.

"Ada sambel, kopi, legen dan beberapa produk asli gresik yang sudah ekspor ke Hongkong. Ternyata pengepul di Hongkong ekspor lagi ke Eropa dan Turki," kata Bier Budy.

Bea Cukai Gresik juga melakukan pendampingan izin hingga ke pemerintah pusat. Semua berjalan lancar. "Insyaallah peran kita semua akan membantu mengembangkan pelaku UMKM di Gresik," tandasnya.

Topik
poedak galery KABUPATEN GRESIK umkm gresik Bupati Gresik pemulihan ekonomi

Berita Lainnya