LUMAJANGTIMES - Akibat gempa yang berpusat di Blitar pada hari Jumat (21/5) ternyata menyebabkan kerusakan sejumlah rumah di tiga Kecamatan di Lumajang. Namun sebagian besar mengalami rusak ringan berupa retakan di dinding rumah.
Wawan Hadi dari Kantor BPBD Lumajang menjelaskan, tiga kecamatan terdampak gempa tersebut berdasarkan data dari BPBD sebanyak 25 rusak ringan, dan satu rumah rusak berat.
Baca Juga : Klarifikasi Gubernur Khofifah Via WAG Terkait Pesta Ulang Tahun
Kerusakan rumah ini terjadi di Kecamatan Pronojiwo sebanyak 11 rumah, Kecamatan Pasrujambe 9 rumah dan Kecamatan Tempursari sebanyak 6 rumah.
"Semuanya hanya rusak ringan, kecuali di Kecamatan Tempursari ada satu rumah yang mengalami rusak parah. Saat ini tim dari BPBD masih melakukan verifikasi terhadap laporan yang disampaikan oleh masyarakat, dan jumlah ini diperkirakan masih akan berubah sesuai dengan hasil berifikasi," kata Wawan Hadi.
Sebagaimana diketahui, Gempa Blitar yang terjadi kemarin malam sekitar pukul 19.00 terasa sampai ke seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.
Masyarakat merasakan dua kali getaran gempa masing-masing dengan kekuatan 6,2 dan 3,1 Magnitudo.
Baca Juga : Disnaker-PMPTSP Kota Malang Berikan Kemudahan Pencari Kerja dalam Mencari Info Lowongan Kerja
Lumajang baru saja merasakan dampak gempa yang cukup parah pada tanggal 10 april lalu yang menyebabkan ribun rumah rusak, dan Pemkab Lumajang masih menyiapkan hunian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah.