Malam Nuzulul Qur'an, Jadi Momen Dinsos Surabaya Motivasi Anak Panti Asuhan | Jatim TIMES

Malam Nuzulul Qur'an, Jadi Momen Dinsos Surabaya Motivasi Anak Panti Asuhan

Apr 30, 2021 11:09
Kasi Keagamaan Dinsos Sunarko ketika memberikan motivasi ke para anak panti asuhan Al-Hasyimi
Kasi Keagamaan Dinsos Sunarko ketika memberikan motivasi ke para anak panti asuhan Al-Hasyimi

SURABAYATIMES - Panti Asuhan Al-Hasyimi yang ada di Jalan Kedung Tomas II/26 A, Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo menggelar peringatan malam Nuzulul Qur'an, Kamis (29/4/2021) malam.

Dalam acara yang diikuti sekitar 50 anak panti asuhan yatim, piatu dan fakir tersebut dihadiri oleh Ketua Panti Asuhan, Khoirul Anam serta tamu dari Dinas Sosial Kota Surabaya, Sunarko.

Baca Juga : Jalin Kerja Sama dengan PT Pos, Nujek Berikan Layanan Pick Up Service Gratis

Saat hadir, Sunarko yang menjabat sebagai kepala seksi keagamaan itu sempat memberikan motivasi kepada para anak panti asuhan. Dia menyampaikan bahwa agar anak-anak tidak mudah menyerah. Meskipun terlahir dalam keadaan, yatim, piatu ataupun miskin.

"Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum itu tak merubah nasibnya sendiri," ujar Sunarko mengutip sebuah dalil.

Dia pun kemudian memberikan contoh perjuangan hidup, yangng kebetulan dia lalui sendiri. Di hadapan puluhan anak penghuni panti asuhan tersebut, Sunarko mengatakan bahwa dia pun sudah menjadi yatim sejak usia enam tahun.

"Saya anak terakhir. Makanya dipanggil ragil," ujarnya.

Ketika ditinggal almarhum ayahnya itu, Sunarko juga menjelaskan bahwa ibunya bukan orang kaya ketika itu. Sehingga saat sekolah Sunarko memilih berkerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. "Mulai ngangon kambing sampai jualan es," lanjut dia.

Dan selepas lulus SMA, Sunarko bertekad hendak lanjut kuliah di Surabaya. "Saat tahu hendak kuliah ibu saya menangis. Bilangnya uang dari mana," terang pria asal Banyuwangi ini.

Baca Juga : Peringati Nuzulul Qura’an Dengan Semaan, Wabup Jember: Semoga Wabah Covid Secepatnya Dicabut

Namun, dengan tekad Bondo Nekat, Sunarko tetap berangkat ke Surabaya. Di Kota Pahlawan akhirnya dia mendapat kerja. "Saya memang niatnya kuliah sambil kerja," lanjut dia.

Saat itu Ustaz Sunarko sapaan akrabnya menceritakan pengalaman kerjanya sembari kuliah. "Mulai kerja di tempat las sampai keliling mengirim roti," beber dia.

Dengan segala kegigihannya itu Sunarko akhirnya bersyukur bisa lulus kuliah bahkan hingga lanjut S2. "Man Jadda wa Jadda. Barang siapa yang bersungguh-sungguh dia akan menemukan," imbuhnya.

Selain itu dalam acara tersebut juga para anak panti asuhan juga mendoakan agar Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni selalu diberi kesehatan dan serta juga sukses dalam menjalani karir dalam hidupnya.

Topik
malam Nuzulul Quran anak yatim piatu dinas sosial kota surabaya Berita Jatim

Berita Lainnya