LUMAJANGTIMES - Harga daging ayam potong yang bisanya ada pada kisaran dibawah Rp 30 ribu, pada hari ini Senin (12/4) melonjak tajam menjadi Rp 41 ribu perkilogram.
Kenaikan harga daging ayam di Kabupaten Lumajang ini disebabkan oleh tradisi Megengan, dimana memasuki bulan suci Ramadhan warga Lumajang banyak yang menggelar acara syukuran di musholla dan masjid-masjid.
Baca Juga : Puasa Hari Pertama, Ini Menu yang Cocok Temani Sahur Anak Kos!
"Kalau menjelang puasa memang begitu pak, karena banyak warga yang menggelar acara selamatan untuk menyambut hari pertama bulan puasa," kata Ummuh Nurtavia Rahma, warga Kepuharjo Kecamatan Lumajang.
Harga Rp 41 ribu terjadi pada sejumlah pedagang yang menjajakan daging ayam potong ke rumah-rumah warga. Namun harga pada kisaran yang sama juga terjadi di sejumlah pasar Lumajang.
Menurut sejumlah pedagang, harga tinggi ini biasanya akan berlangsung selama dua sampai tiga hari kedepan, setelah itu harga akan kembali normal kembali.
"Mungkin tiga hari paling lama pak, setelah itu biasanya akan turun kembali dan baru akan kembali naik menjelang hari raya nanti," kata Asmari, salah seorang pedagang daging ayam potong yang menjajaan daganganya di Kecamatan Sukodono Lumajang.
Baca Juga : Putu dan Alun-Alun, Jadi Tema Peserta Ikuti Kompetisi TikTok Piala Wali Kota Malang
Selain ayam potong, harga daging ayam kampung juga merambah naik menjelang Ramadhan ini. Biasanya satu ekor ayam kampung yang sudah dipotong untuk ukuran sedang dijual antara Rp 45 sampai Rp 50 ribu. Namun pada hari ini harga tersebut melonjak sampai Rp 60 ribu untuk satu ekor yang sudah dipotong dan siap masak.