free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Jalin Silaturahmi dengan Kapolda, Ulama Jatim Kutuk Aksi Terorisme di Makassar

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Yunan Helmy

31 - Mar - 2021, 02:04

Loading Placeholder
Silaturahmi ulama Jatim dengan kapolda Jatim. (Foto: Bahrul Marzuki/JatimTIMES)

SURABAYATIMES - Jelang bulan suci Ramadan, Polda Jatim bersilaturahmi dengan Aliansi Ulama Madura (Auma) dan Aliansi Ulama Tapal Kuda (Autada) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa, (30/3/2021). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian Jawa Timur dengan ulama Tapal Kuda dan Madura. 

Ketua Auma KH Kharrar Shinhaji menyampaikan para ulama yang tergabung dalam Auma dan Autada juga mengutuk keras tindakan terorisme di Makassar. Dan meminta Polri untuk segera menangkap komplotan pelaku teror tersebut. 

"Mengutuk keras tindakan terorisme di Makassar dan meminta Polri untuk mengusut tuntas bukan hanya pelakunya saja, tetapi juga komplotan terorisme lainnya," ucapnya di atas podium. 

Lebih lanjut, KH Kharrar menjelaskan, ulama dan pendukungnya adalah mitra pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada pejabat atau pemerintah agar segala permasalahan bangsa dapat diselesaikan dengan diskusi atau dialog agar bangsa ini damai dan tenteram.

Sementara, Wakil ketua I Autada KH Maksum Tirmidzi juga berpesan, agar saat bulan Ramadan nanti tidak ada pembatasan atau melarang umat Islam untuk beribadah di masjid.  "Agar selama bulan Ramadan tidak membatasi atau melarang umat Islam untuk beribadah di masjid dan surau-surau, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan," ucapnya. 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyadari betul bahwa permasalahan yang terjadi di Indonesia berpengaruh kepada Jawa Timur. Sedangkam perubahan perubahan yang terjadi di dunia berpengaruh di Indonesia.

"Tugas Polri sudah jelas. Yang pertama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Yang kedua, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Yang ke tiga, melakukan penegakan hukum," ungkapnya.

Kapolda juga menambahkan, dirinya harus melakukan komunikasi dengan para ulama yang ada di seluruh Jawa Timur agar dapat mengemban tugas pokok Polri dengan baik.  "Sehingga keselamatan masyarakat itu menjadi bagian lebih penting. Keselamatan rakyat merupakan hukum yang tertinggi," pungkas jenderal bintang dua asli Surabaya ini.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---