NGAWITIMES - Mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, sejumlah desa di Kabupaten Ngawi kini telah mulai mengaktifkan Posko Kampung Tangguh Semeru.
Seperti di Desa Selopuro Kecamatan Pitu, Posko Kampung Tangguh Semeru telah aktif dengan memanfaatkan pos siskamling yang berada di tengah lingkungan desa.
Baca Juga : PKK Lumajang Bantu Sembako dan Baju Layak Pakai Kepada Korban Banjir
Menurut Kepala Desa Selopuro, Sunarno, Posko Kampung Tangguh Semeru yang telah aktif bertujuan sebagai upaya melawan dan mencegah penyebaran virus Covid-19 yang dilakukan mulai lingkup terkecil, yakni dari lingkungan RT di desa dan warga sekitar.
"Setiap desa diwajibkan buat Posko Kampung Tangguh untuk awasi keluar masuk warga, terutama pendatang," jelas Sunarno kepada JatimTimes.
Tidak hanya Posko Kampung Tangguh, pihak desanya kini juga telah menyiapkan lumbung pangan dan ruang isolasi bagi warga yang terpapar Covid-19.
Desa Selopuro kini termasuk dalam kategori zona kuning, karena terdapat setidaknya empat warga dalam satu keluarga yang positif terpapar Covid-19. Keempatnya sudah menjalani perawatan dan isolasi di Agro Tekno Park Ngrambe.
Baca Juga : Wisata Boleh Kembali Buka, Satgas Covid-19 Tulungagung Belum Keluarkan Izin
"Kami terus berupaya pencegahan hingga tidak muncul cluster Covid-19 di Desa Selopuro," tegas Sunarno.
Lebih lanjut Kepala Desa Selopuro menegaskan Posko Kampung Tangguh Semeru di wilayahnya akan dioptimalkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.