BANYUWANGITIMES - Pada dasarnya orang tua/wali murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Giri Banyuwangi yang jumlahnya 790 sebagian besar sepakat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM). 63 orangtua siswa lainnya menginginkan pembelajaran daring.
Hal ini pun mendapat tanggapan dari Sudarman Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Giri Banyuwangi. Di mana, menurutnya, sesusai dengan aturan dan ketentuan yang ada persyaratan untuk melakukan PTM ada 3. Yaitu, ada surat izin dari Bupati Banyuwangi, kedua, lapor kepada satuan tugas penanganan Covid-19 Kecamatan Giri melakukan pengecekan sarana prasarana yang menunjang untuk kegiatan PTM dan memberikan laporan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi yang menentukan boleh tidaknya sekolah menggelar PTM.
Baca Juga : Buruan Sikat, Beli Rumah di Taman Tirta Cocok untuk Investasi
“Untuk tanda tangan dari Camat Giri sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 Giri kami mengistilahkan yang ditorehkan bukan sekedar tinta akan tetapi merupakan tetesan air mata. Mengingat Bu Camat memiliki pengalaman atas meninggalnya suami tercinta karena Covid-19. Sehingga kami tidak ingin merusak kepercayaan dalam melaksanakan program PTM di sekolah,” ungkap Sudarman di ruang kerjanya, Kamis (25/2/2021).
Selanjutnya mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Cluring itu menuturkan, sesusai dengan aturan ketentuan dan aturan yang berlaku saat ini sekitar 30 persen siswa yang mengikuti PTM. Sedangkan sisanya mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring.
Lebih lanjut, Alumni Universitas Jember itu menambahkan, pihaknya merasa bersyukur memiliki sekolah yang memiliki dua pintu masuk. Sehingga untuk kedatangan siswa sekolah menyiapkan drop zone di pintu gerbang sebelah selatan.
”Sedangkan untuk kepulangan siswa kami berlakukan drive thrue. Di mana para orangtua dipersilahkan menjemput putra-putrinya langsung membawa kendaraan di sekitar kelas. Sehingga para guru memastikan semua siswa yang dikelas ada yang menjemput,” ujarnya.
Dengan kondisi lingkungkan sekolah yang memadai dan sarana prasarana yang mencukupi, kepala sekolah, guru pendidik dan dengan dukungan serta partisipasi aktif orangtua/wali murid optimis SMP Negeri 1 Giri mampu menggelar PTM dengan aman dalam masa pendemi wabah Covid-19.